Analisa Time Prefabrication and Assembly Support–Anti Rotation Multi-wheel Trailler for Transportation Loadout

Authors

  • Goodmen Nainggolan
  • Zakwan Hilmy
  • Muhiri
  • Alyuan Dasira
  • Muhammad Zaki Prawira
  • Andrew Pradana Putra

DOI:

https://doi.org/10.47134/jasim.v1i1.1965

Keywords:

Time Prefabrication, Assembly Multi-wheel Trailler, Transportation support – Anti Rotation

Abstract

Kendaraan pengangkut multi-roda atau Self-Propelled Modular Transporter (SPMT) merupakan kendaraan khusus yang dirancang untuk mengangkut muatan berat, berdimensi besar, dan bernilai tinggi. Kendaraan ini memiliki kemampuan bergerak secara mandiri serta dapat digunakan sebagai semi-trailer maupun trailer pada kondisi tertentu. SPMT umumnya dioperasikan pada area yang relatif terkendali, seperti galangan kapal, pembangkit listrik tenaga nuklir, industri manufaktur, dan pabrik otomotif. Tingginya fleksibilitas dan kapasitas angkut yang dimiliki menjadikan SPMT semakin banyak digunakan dalam berbagai sektor industri yang membutuhkan perpindahan peralatan berat secara aman dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penjadwalan pembuatan Support Anti Rotation sebagai salah satu komponen pendukung operasional kendaraan SPMT dengan menggunakan metode Critical Path Method (CPM). Metode ini digunakan untuk mengidentifikasi jalur kritis dan menentukan waktu penyelesaian proyek secara optimal. Data penelitian diperoleh dari urutan aktivitas pekerjaan serta estimasi durasi setiap kegiatan produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan tabel aktivitas target, waktu penyelesaian pembuatan Support Anti Rotation direncanakan selama 11 hari. Namun, melalui analisis menggunakan metode CPM diperoleh jalur kritis yang mampu mempercepat waktu penyelesaian proyek menjadi 9 hari. Dengan demikian, penerapan metode CPM terbukti mampu meningkatkan efisiensi waktu pelaksanaan proyek sebesar 2 hari dibandingkan jadwal awal. Kesimpulannya, penggunaan metode CPM dalam penjadwalan produksi komponen pendukung SPMT dapat membantu perusahaan dalam mengoptimalkan waktu pengerjaan, mengendalikan aktivitas kritis, serta meningkatkan produktivitas dan efektivitas proses produksi.

References

Herjanto, Eddy. (2003). Manajemen Produksi dan Operasi. Jakarta: Grasindo

Heizer, J., & Render, B. (2017). Operations Management. Pearson Education.

Herjanto, E. (2003). Manajemen Produksi dan Operasi. Jakarta: Grasindo.

Husen, Abrar. (2009). Manajemen Proyek. Yogyakarta: C.V Andi Offset.

Luthan, P., & Syafriandi. (2017). Manajemen Proyek Konstruksi. Yogyakarta: Andi Publisher.

Luthan. A. Putri Lynna dan Syafriandi (2017). Manajemen Konstruksi dengan Aplikasi Microsoft. Yogyakarta: Andi offset

Syah, Mahendra Sultan. (2019). Manajemen Proyek Kiat Sukses Mengelola Proyek. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama

Safitri, Elfira. Dkk. (2019). Optimasi Penjadwalan Proyek menggunakan CPM dan PDM (Studi Kasus: Pembangunan Gedung Balai Nikah dan Manasik Haji KUA Kecamatan Kateman Kabupaten Indragiri Hilir). Jurnal Sains Matematika dan Statistika. 5(2): 17-25

Siyoto, Sandu dan Ali Sodik. (2015). Dasar Metode Penelitian. Literasi Media Publising: Yogyakarta

Schroeder, Roger G. (1996). Manajemen Operasi Pengambilan Keputusan dalam Suatu Fungsi Operasi. Jakarta: Erlangga.

Downloads

Published

2025-07-31

How to Cite

Goodmen Nainggolan, Zakwan Hilmy, Muhiri, Alyuan Dasira, Muhammad Zaki Prawira, & Andrew Pradana Putra. (2025). Analisa Time Prefabrication and Assembly Support–Anti Rotation Multi-wheel Trailler for Transportation Loadout. JURNAL ILMU MANAJEMEN MULTIDISIPLIN, 1(1), 29–35. https://doi.org/10.47134/jasim.v1i1.1965

Issue

Section

Articles