Etiket Guru dalam Proses Pembelajaran menurut Perspektif Islam: Tela’ah Al Qur’an Surah Al Baqarah Ayat 44
DOI:
https://doi.org/10.47134/pjpi.v2i2.1354Keywords:
Etiket, Guru, Pembelajaran, Surah Al Baqarah ayat 44Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis etiket guru dalam proses pembelajaran dari sudut pandang Islam, dengan penekanan pada kajian Surah Al-Baqarah ayat 44. Dalam ranah pendidikan Islam, etiket guru berperan sebagai pedoman perilaku yang mencerminkan nilai-nilai moral dan spiritual yang seharusnya dimiliki oleh seorang pendidik. Ayat tersebut menegaskan pentingnya pengajaran yang tidak hanya bersifat akademis, tetapi juga harus menonjolkan akhlak dan budi pekerti yang baik. Penelitian ini menerapkan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur untuk mengeksplorasi berbagai sumber yang relevan mengenai etiket guru. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa etiket guru mencakup beberapa aspek krusial, seperti niat yang tulus, integritas, dan empati terhadap siswa. Diharapkan, guru dapat menjadi contoh dalam perilaku dan sikap mereka, serta mampu menciptakan suasana belajar yang mendukung dan inklusif. Lebih lanjut, penelitian ini juga menekankan peran guru sebagai agen perubahan dalam masyarakat, di mana mereka tidak hanya bertanggung jawab atas transfer ilmu pengetahuan tetapi juga dalam pembentukan karakter siswa. Dengan demikian, etiket guru dalam pendidikan Islam menjadi fondasi utama untuk mencapai tujuan pendidikan yang komprehensif dan berkelanjutan, sesuai dengan ajaran Al-Qur'an dan Sunnah.
References
Hamidah, Laila, Sawaluddin Siregar, and Nuraini Nuraini. 2019. “Kepribadian Guru Pendidikan Agama Islam Menurut Buya Hamka.” Tarbiyah : Jurnal Ilmiah Kependidikan 8 (2): 135. https://doi.org/10.18592/tarbiyah.v8i2.2668. DOI: https://doi.org/10.18592/tarbiyah.v8i2.2668
Julinda, Rizki. 2022. “Karakteristik Kepribadian Guru Pendidikan Agama Islam Di SD Negeri” 1 (1): 67–77. https://doi.org/10.61094/arrusyd.2830-2281.9. DOI: https://doi.org/10.61094/arrusyd.2830-2281.9
Khoiriyah, Tri Era, Hakiman Hakiman, and Aminudin Aminudin. 2021. “Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Kontekstual Di Sekolah Dasar Alam.” Attadrib: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah 4 (2): 62–71. https://doi.org/10.54069/attadrib.v4i2.147. DOI: https://doi.org/10.54069/attadrib.v4i2.147
Marzukhoh, Tety, and Mahasri Shobahiya. 2017. “Studi Komparatif Profil Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Perspektif Hasan Langgulung Dan Syed Muhammad Naquib Al-Attas.” Suhuf 29 (1): h. 44. https://journals.ums.ac.id/index.php/suhuf/article/view/5086.
Sari, Milya, and Asmendri Asmendri. 2020. “Penelitian Kepustakaan (Library Research) Dalam Penelitian Pendidikan IPA.” Natural Science 6 (1): 41–53. https://doi.org/10.15548/nsc.v6i1.1555. DOI: https://doi.org/10.15548/nsc.v6i1.1555
Siregar, Hilda Darmaini, Zainal Efendi Hasibuan, U I N Syekh, Ali Hasan, and Ahmad Addary. 2024. “Pendidikan Agama Islam : Pengertian , Tujuan , Dasar , Dan Fungsi Siswa Dengan Berbagai Karakteristiknya , Tujuan , Materi , Alat Ukur Keberhasilan , Termasuk Jenis.” Pendidikan Agama Islam : Pengertian, Tujuan, Dasar Dan Fungsi 2 (5): 132–33. DOI: https://doi.org/10.59841/intellektika.v2i5.1520
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Ahmad Naufal, Arshya Oktaviana, Dyah Sekar Ayu, Rizki Amrillah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).



