Hubungan Cara Pemberian Makanan Pendamping Air Susu Ibu dengan Kejadian Stunting
DOI:
https://doi.org/10.47134/jpa.v2i3.1496Keywords:
Toddlers, Weaning food, StuntingAbstract
The quality and quantity of weaning food.plays an important role in preventing stunting. Weaning food.is introduced and given gradually according to the first age of administration in the right amount and frequency with a texture adapted to the child's ability to digest. The aim of this research was to determine the relationship between how to provide complementary foods with breast milk and the incidence of stunting in toddlers in Tianyar Tengah Village. This research uses a cross sectional study approach, sampling using proportional random sampling technique. Data were collected using a questionnaire and processed into univariate and bivariate analysis using the Fisher exact test. The research population was toddlers aged 24 to 59 months in Central Tianyar Village with a sample of 58 toddlers. The results showed that of the 58 respondents studied, 30 toddlers (51.7%) received an inappropriate way of giving weaning food., 46 toddlers (79.3%) did not experience stunting, and 12 toddlers (20.7%) received an inappropriate way of giving weaning food. weaning food is not suitable for stunting. At a significance level of 5%, the p value = 0.000, meaning the hypothesis is accepted. In other words, there is a significant relationship between the way Weaning food is given and the incidence of stunting among toddlers in Tianyar Tengah Village, Kubu II Community Health Center UPTD Working Area in 2024. Suggestions to increase education to mothers regarding the appropriate way to give Weaning food.
References
Alvionita, V. (2023). Atasi stunting melalui penyuluhan kesehatan pemberian makanan pendamping air susu ibu (mp-asi) pada ibu bayi dan balita. Mega Buana Journal of Innovation and Community Service, 2(2), 49-54. https://doi.org/10.59183/iics.v2i2.91
Arsyad, G. et al. (2021). Pemberian makanan pendamping air susu ibu (MPASI). Penerbit Adab.
BAPPEDA Bali. (2024, 14 Maret). Bappeda optimis capaian prevalensi stunting lampaui target. Diakses dari https://nappeda.baloprov.go.id/2024/03/14/bappeda-optimis-capaian-prevalensi-stunting-lampaui-target/
BAPPENAS. (2018). Hasil survei status gizi Indonesia (SSGI) 2022: Jakarta. Disesuaikan dengan konteks Indonesia.
Cahya, M. R. F., et al. (2023).Gizi& Penyakit Kronis.PT Sada Kurnia Pustaka.
Elman, B. et al. (2003). The impact of exclusive breastfeeding and timely complementary feeding on the nutritional status of toddlers. JKKI: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Indonesia, doi: 10.20885/jkki.vol14.iss2.art8
Erawati, N. L. P. S. et al. (2024). Buku Petunjuk Praktikum Penyusunan Skripsi. Poltekkes Kemenkes Denpasar
Hanum, N. H. (2019). Hubungan tinggi badan ibu dan riwayat pemberian mp-asi dengan kejadian stunting pada balita usia 24-59 bulan. Amerta Nutrition, 3(2), 78. https://doi.org/10.20473/amnt.v3i2.2019.78-84
Helmyait, S., et al. (2020). Stunting: Permasalahan dan penanganannya (Edisi ke-1). Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Husnah, N., & Hamang, S. H. (2021).Dampak Pemberian Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP-ASI) Terhadap Status Gizi Balita Di Puskesmas Jumpandang Baru Makassar. Jurnal Berita Kesehatan: Jurnal Kesehatan, 14(2).
Kemkes.go.id. (2023). Cegah stunting, Kemenkes fokuskan pada 11 program intervensi. Diakses dari https://kemkes.go.id
Leli, L. (2021). Pengaruh sosial budayaterhadap pemberian mp-asi dini di wilayah kerja uptd puskesmas moncongloe. Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat, 6(1), 45-53. https://doi.org/10.31943/afiasi.v1i4.123
Lukito, D. A., & Setyaningsih, A. (2023). Hubungan Pemberian ASI Ekslusif Dan Ketepatan Pemberian MP-ASI Terhadap Kejadian Stunting Pada Balita Usia 6-23 Bulan Di Kecamatan Bansari Kabupaten Temanggung. Jurnal Gizi dan Dietetik, 2(2), 91-99.
Mediatrix, L. et al. (2023). Stunting pada Anak. Penerbit NEM.
Mutmainah, A. (2022). 234 hal tentang MPASI yang mama wajib tahu. Anak Hebat Indonesia.
Nirmalasari, N. (2020). Stunting pada anak: Penyebab dan faktor risiko stunting di Indonesia. Qawwam J Gend Mainstreaming.
Novyriana., et al. (2022). 5. Factors Affecting Balanced Nutrition In Babies And Toddlers. Journal Of Sexual And Reproductive Health Sciences, doi: 10.26753/jsrhs.v1i2.707
Parandari, S., Muslimin, M., Hajrah, H., Imran, M. A., & Adam, A. (2021). Pengetahuan, sikap, dan dukungan keluarga dengan ketepatan pemberian mp-asi. Jurnal Gizi Prima (Prime Nutrition Journal), 6(2), 138. https://doi.org/10.32807/jgp.v6i2.304
Purnamasari, M. and Rahmawati, T. (2021). Hubungan pemberian asi eksklusif dengan kejadian stunting pada balita umur 24-59 bulan. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 10(1), 290-299. https://doi.org/10.35816/jiskh.v10i1.490
Rahayu, A. et al (2018). (2018). Study guide stunting dan upaya pencegahannya. CV Mine Yogyakarta.
Rahmah, F. N., Rahfiludin, M. Z., & Kartasurya, M. I. (2020). Peran praktik pemberian makanan pendamping asi terhadap status gizi anak usia 6-24 bulan di indonesia: telaah pustaka. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 19(6), 392-401. https://doi.org/10.14710/mkmi.19.6.392-401
Rahmat, A. A. C., Dahliah, Armanto Makmun, M. Said, M. F., & Asrini Safitri (2022). Hubungan pemberian asi ekslusif dan waktu pemberian mp-asi terhadap kejadian stunting. Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran, 2(6), 415-422. https://doi.org/10.33096/fmj.v2i6.20
Roflin, E. et al. (2021). Variabel dalam penelitian kedokteran. Pekalongan: Penerbit NEM-Anggota IKAPI.
Rosdiana, E., Abdullah, M., & Yusnanda, F. (2020). Pendidikan Kesehatan Tentang Pemberian Mp-Asi Yang Tepat dan Sesuai Bagi Ibu Yang Memiliki Anak Usia 6-12 Bulan di Desa Lambada Lhok Aceh Besar Tahun 2020. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bidang Kesehatan, 2(2), 115-120.
Rosita, A. D. (2021). Hubungan pemberian MP-ASI dan tingkat pendidikan terhadap kejadian stunting pada balita: Literature review. Jurnal Penelitian Perawat.
Sitompul, E. M., & AM. Keb. (2020). Buku pintar MPASI: Makanan penunjang ASI 6 sampai 1 tahun. Lembar Langit Indonesia.
Sulistyorini, S. (2022). Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Ketepatan Dalam Pemberian Makanan Pendamping Asi (MP-ASI) Di Pmb Choirul Mala Palembang. Masker Medika, 10(2), 796-802.
Syarifah, L. (2023). Hasil survei status gizi Indonesia (SSGI) 2022: Jakarta
Tristanti, I. (2018). Pengetahuan ibu tentang makanan pendamping asi bagi bayi umur 6-12 bulan ditinjau dari karakteristik ibu. Jurnal Ilmu Keperawatan Dan Kebidanan, 9(1), 66. https://doi.org/10.26751/jikk.v9i1.405
World Health Organization. (2020). Global targets 2025: Stunting. World Health Organization.
World Health Organization. (2023). WHO guideline: For complementary feeding infants and young children 6-23 months of age.Diakses dari https://rsudsoeselo.tegalkab.go.id/berita/kupas-tuntas-panduan-mpasi-who-terbaru (diakses 17 Mei 2024)
Wulandari, R. C. and Muniroh, L. (2020). Hubungan tingkat kecukupan gizi, tingkat pengetahuan ibu, dan tinggi badan orangtua dengan stunting di wilayah kerja puskesmas tambak wedi surabaya. Amerta Nutrition, 4(2), 95. https://doi.org/10.20473/amnt.v4i2.2020.95-102
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Ni Made Ari Susanti , Ni Luh Putu Sri Erawati, Ni Made Dwi Mahayati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.