Stunting: Penyebab, Gejala, dan Pencegahan

Authors

  • Jihan Fauziah Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Purwakarta
  • Khansa Dinah Trisnawati Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Purwakarta
  • Khansa Pramesti Sulistyo Rini Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Purwakarta
  • Suci Utami Putri Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Purwakarta

DOI:

https://doi.org/10.47134/jpa.v1i2.220

Keywords:

stunting, causes, symptoms

Abstract

Currently, the Indonesian government has a target of reducing stunting rates. Stunting is a condition where there is malnutrition in children where children around the world suffer from stunting. This research uses a literature review with data collection sources coming from scientific articles, theses, books, theses. Stunting occurs due to many factors, namely maternal education, economy, immunization, breastfeeding, and infectious diseases. Stunting can be prevented by breastfeeding, immunization, diet, and health checks.

References

Anisa, P. (2012). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Usia 25-60 Bulan Di Kelurahan Kalibaru Depok Tahun 2012 (Skripsi). Depok: FKM UI.

Ariati, L. I. P. (2019). Faktor-Faktor Resiko Penyebab Terjadinya Stunting pada Balita Usia 23-59 Bulan. Oksitosin: Jurnal Ilmiah Kebidanan, 6(1), 28-37. DOI: https://doi.org/10.35316/oksitosin.v6i1.341

Dameria, D., Hartono, H., Marlinang, M., Ellya, E., Buenita, B., & Tariani, G. (2022). Penyuluhan Tentang Cegah Stunting Kepada Petugas Gizi Di Kabupaten Samosir, Toba, Humbang Hasundutan, Dan Tapanuli Utara. JPKM: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1).

De Onis, M., Dewey, K. G., Borghi, E., Onyango, A. W., Blössner, M., Daelmans, B., ... & Branca, F. (2013). The World Health Organization's global target for reducing childhood stunting by 2025: rationale and proposed actions. Maternal & child nutrition, 9, 6-26. DOI: https://doi.org/10.1111/mcn.12075

Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat. (2019). Peta Balita Stunting Hasil BPB Di Provinsi Jawa Barat Tahun 2019

Fitri. (2012). Berat Lahir Sebagai Faktor Dominan Terjadinya Stunting Pada Balita (12-59 Bulan) di Sumatera (Analisis Data Riskesdas 2010) (Thesis). Depok : FKM UI

Hasanah, R., Aryani, F., & Effendi, B. (2023). Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pencegahan Stunting Pada Anak Balita. Jurnal Masyarakat Madani Indonesia, 2(1), 1-6. DOI: https://doi.org/10.59025/js.v2i1.54

Kemenkes RI., (2016). Infodatin Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI : Situasi Balita Pendek: pp.1-2.

Kemenkes, R. I. (2018). Buku saku pemantauan status gizi tahun 2017. Jakarta: Kemenkes RI.

Kuwa, M. K., Mane, G., Ferni, E. N., Watu, E., & Wega, M. O. (2021). Penyuluhan Stunting Kepada Ibu Balita di Desa Magepanda, Kecamatan Magepanda Kabupaten Sikka. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 89-92.

Listyarini, A. D., & Fatmawati, Y. (2020). Edukasi gizi ibu hamil dengan media booklet tentang perilaku pencegahan balita stunting di Wilayah Puskesmas Undaan Kabupaten Kudus. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan, 11(1), 100-105. DOI: https://doi.org/10.26751/jikk.v11i1.743

Margawati, A., & Astuti, A. M. (2018). Pengetahuan ibu, pola makan dan status gizi pada anak stunting usia 1-5 tahun di Kelurahan Bangetayu, Kecamatan Genuk, Semarang. Jurnal Gizi Indonesia (The Indonesian Journal of Nutrition), 6(2), 82-89. DOI: https://doi.org/10.14710/jgi.6.2.82-89

Milman, A., Frongillo, E. A., de Onis, M., & Hwang, J. Y. (2005). Differential improvement among countries in child stunting is associated with long-term development and specific interventions. The Journal of Nutrition, 135(6), 1415-1422. DOI: https://doi.org/10.1093/jn/135.6.1415

Moleong, L, J. (2016). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya

Nirmalasari, N. O. (2020). Stunting Pada Anak: Penyebab dan Faktor Risiko Stunting di Indonesia. Qawwam, 14(1), 19-28.

Notoatmodjo S. (2014). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta

Noviastuti, E. (2018). Pendidikan Pengasuh Dan Pendapatan Orang Tua Sebagai Faktor Risiko Kejadian Stunting Balita 1-5 Tahun Di Wilayah Puskesmas Mranggen Ii Kabupaten Demak (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Semarang).

Oktavia, R. (2011). Hubungan Pengetahuan Sikap Dan Perilaku Ibu Dalam Pemberian ASI Eksklusif dengan Status Gizi Baduta di Puskesmas Biaro Kecamatan Ampek Angkek Kabupaten Agam Tahun 2011 (Skripsi). Depok: FKM UI.

Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 75 Tahun 2014 tentang Pusat Kesehatan Masyarakat. 2014.

Permenkes RI. (2013). Penyelenggaraan Imunisasi. Sumber: https://peraturan.bkpm.go.id/jdih/userfiles/batang/PMK%20No.%2042%20t tg%20Penyelenggaraan%20Imunisasi.pdf

Pradana Putri, A., & Rong, J. R. (2021). Parenting functioning in stunting management: A concept analysis. Journal of Public Health Research, 10(2), jphr-2021. DOI: https://doi.org/10.4081/jphr.2021.2160

Purnamasari, M., & Rahmawati, T. (2021). Hubungan Pemberian Asi Eksklusif dengan Kejadian Stunting Pada Balita Umur 24-59 Bulan. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 10(1), 290-299. DOI: https://doi.org/10.35816/jiskh.v10i1.490

RI, K. (2018). Situasi Balita Pendek (Stunting) di Indonesia Buletin Jendela Data dan Informasi Kesehatan. Kementerian Kesehatan RI. Jakarta.

Roesli, Utami. (2007). Mengenal ASI Eksklusif. Jakarta. Trubus Agriwidya.

Rokom. (2023). Prevalensi Stunting di Indonesia Turun ke 21,6% dari 24,4%. Sehat Negeriku. https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/rilis-media/20230125/3142280/prevalensi-stunting-di-indonesia-turun-ke-216-dari-244/

Sari, D., Ningsih, A. D., & Azzahra, A. (2023). Pencegahan Stunting Pada Anak Usia Dini Serta Dampaknya Pada Faktor Pendidikan Dan Ekonomi. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara, 4(3), 2679-2678.

Sihadi and Djaiman, S. P. H. (2011) 'Peran kontekstual terhadap kejadian balita pendek di Indonesia', Penelitian Gizi Masyarakat, 34(1), pp. 29–38.

Sinaga, E. L., Lubis, R., Siregar, Y., & Irianti, E. (2019). Hubungan Pemberian Asi Eksklusif Dengan Penurunan Stunting Pada Anak Usia 6-23 Bulan Di Desa Sosor Lontung, Kecamatan Siempat Nempu, Kabupaten Dairi Tahun 2019. Colostrum Jurnal Kebidanan, 1(1), 45-50. DOI: https://doi.org/10.36911/colostrum.v1i1.603

Sundari, E., & Nuryanto, N. (2016). Hubungan asupan protein, seng, zat besi, dan riwayat penyakit infeksi dengan z-score tb/u pada balita. Journal of Nutrition College, 5(4), 520-529.

UNICEF. (2012). Ringkasan Kajian Gizi. Jakarta: Pusat Promosi Kesehatan Kementerian Kesehatan RI.

WHO. (2008). WHO child growth standards: training course on child growth assessment. World Health Organization. https://www.who.int/publications/i/item/9789241595070

WHO. (2014). WHA Global Nutrion Targets 2025 : Stunting Policy Brief. WHO Press: Geneva.

World Health Organization. (2023). Leadership Dialogue on Food Systems for People’s Nutrition and Health. World Health Organization. https://www.who.int/news/item/28-07-2023-leadership-dialogue-on-food-systems-for-people-s-nutrition-and-health

Yadika, A. D. N., Berawi, K. N., & Nasution, S. H. (2019). Pengaruh stunting terhadap perkembangan kognitif dan prestasi belajar. Jurnal Majority, 8(2), 273-282.

Zed, M. (2008). Metode penelitian kepustakaan / Mestika Zed. Jakarta : Yayasan Obor Indonesia.

Downloads

Published

2023-12-25

How to Cite

Fauziah, J. ., Trisnawati, K. D., Rini, K. P. S., & Putri, S. U. (2023). Stunting: Penyebab, Gejala, dan Pencegahan. Jurnal Parenting Dan Anak, 1(2), 11. https://doi.org/10.47134/jpa.v1i2.220

Issue

Section

Articles