Peran Guru Dalam Membangun Kultur Sekolah Bagi Anak Usia Dini di TK K Kasih Bangsa Watugase
DOI:
https://doi.org/10.47134/paud.v2i4.1927Keywords:
Peran Guru, Kultur Sekolah, AUDAbstract
Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru dalam membangun kultur sekolah bagi anak usia dini di TK K Kasih Bangsa Watugase. Penelitian ini fokus pada identifikasi peran guru, strategi yang digunakan dalam pembentukan kultur sekolah, observasi terhadap interaksi sosial di lingkungan sekolah, serta pendokumentasian praktik baik yang dilakukan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki peran yang signifikan dalam membangun kultur sekolah yang positif melalui penciptaan lingkungan yang aman dan menyenangkan, penanaman nilai-nilai karakter, serta kolaborasi dengan orang tua dan masyarakat. Peran tersebut secara nyata berkontribusi terhadap perkembangan karakter, sosial, dan kebiasaan positif anak sejak usia dini.
References
Alma, B. (2019). Kewirausahaan. Bandung: Alfabeta.
Bandura, A. (1986). Landasan Sosial Pemikiran dan Tindakan: Sebuah Teori Kognitif Sosial . Englewood Cliffs, NJ: Prentice-Hall.
Barrs, K. (2024). Vygotsky’s creativity options and ideas in 21st-century technology enhanced learning design. Education Sciences, 15(2), Article 257. https://doi.org/10.3390/educsci150200257 DOI: https://doi.org/10.3390/educsci15020257
Caldarella, P., et al. (2020). Pujian kepada guru membantu siswa fokus dan berperilaku lebih baik, menurut sebuah studi. Psikologi Pendidikan, 110(1), 45–53.
Deal, T. E, & Peterson, K. D. (2009). Buku Lapangan Membentuk Budaya Sekolah . San Francisco: Jossey-Bass.
Fradana, A. N., Ananta, G. N., Annabila, P. S., Sari, S. D. P., Nuraimy, F. R., & Khusnah, D. A. (2024). Implementasi visi dan misi sekolah kepada peserta didik melalui pembiasaan budaya sekolah. Procedia Ilmu Sosial dan Humaniora, 6, 77–86. https://doi.org/10.21070/pssh.v6i.532
Hidayat, T. (2019). Membangun Karakter Anak Sejak Dini . Bandung: Edupres.
Jayatisa, A., Lailatussaadah, & Rekso, S. (2025). Optimalisasi manajemen kelas untuk membangun iklim belajar positif. ITQAN: Jurnal Ilmu ilmu Kependidikan, 16 (1), 30–50. DOI: https://doi.org/10.47766/itqan.v16i1.4977
Lee, Y., & Louis, KS (2025). Peran pemimpin dalam membentuk budaya sekolah . Frontiers in Education, 10 , Article 1541525.
Lickona, T. (1991). Educating for Character: How Our Schools Can Teach Respect and Responsibility. New York: Bantam Books.
Mahyuni, & Syarfina, S. (2024). Creating a healthy generation: PAUD principal’s strategy in creating clean and healthy living habits. Kiddie: Early Childhood Education and Care Journal, 2(1), xx–xx. https://doi.org/10.52593/kid.02.1.06 DOI: https://doi.org/10.52593/kid.02.1.06
Mulyasa, E. (2018). Manajemen PAUD untuk Meningkatkan Mutu Pendidikan . Jakarta: Bumi Aksara.
Niman, E. M. (2024). Strategi guru dalam menanamkan pendidikan karakter di sekolah dasar . Jurnal Internasional Seni dan Ilmu Sosial, 7 (5), 277–290. DOI: https://doi.org/10.20961/shes.v7i3.91801
Novia, B. O., & Listiana, A. (2023). Peran pendidik anak usia dini berdasarkan kajian teori belajar sosial kognitif Albert Bandura. CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif), 6(3), 333–341. https://doi.org/10.22460/ceria.v6i3.17708
Novia, N. H., & Rusmana, D. S. A. (2022). Peran guru sebagai opinion leader dalam mengatasi degradasi moral siswa SD Negeri Parunggalih di era digital. Jurnal Sosial Politika. DOI: https://doi.org/10.54144/jsp.v3i1.46
Nurhaliza, N. (2025). Enhancing early childhood character education through role modeling and care: A case study at Tadika Al Fikh Orchard Port Klang Malaysia. Journal of English Language and Education, 10(2), 140 152. https://doi.org/10.31004/jele.v10i2.766 DOI: https://doi.org/10.31004/jele.v10i2.766
Saepudin, A. (2025). Peran guru sebagai mediator dalam membentuk kesejahteraan subjektif siswa sekolah dasar: Tinjauan sastra. Jurnal Fkip, Universitas 'Aisyiyah.
Sakti. et al. (2024). Integrasi nilai-nilai budaya lokal ke dalam pendidikan anak usia dini untuk mendorong pembentukan karakter. Jurnal Internasional Pembelajaran, Pengajaran, dan Penelitian Pendidikan, 23 (7), 84–101. https://doi.org/10.26803/ijlter.23.7.6 DOI: https://doi.org/10.26803/ijlter.23.7.6
Santrock, J. W. (2017). Child Development. New York: McGraw-Hill.
Setiasih, N. (2025). Peran lingkungan sosial terhadap perkembangan bahasa anak usia dini: Kajian sastra . Dunia Anak: Jurnal Pendidikan Usia Anak Dini, 8 (1), 11–25. DOI: https://doi.org/10.47134/paud.v1i3.556
Stronger, J. (2013). Kualitas Kepala Sekolah yang Efektif . Alexandria, VA: ASCD.
Vygotsky, L. S. (1978). Mind in Society: The Development of Higher Psychological Processes. Cambridge, MA: Harvard University Press.
Wong, M. D., Dosanjh, K., Jackson, N. J., Rünger, D., & Dudovitz, R. N. (2021). The longitudinal relationship of school climate with adolescent social and emotional health. BMC Public Health, 21, Article 207. https://doi.org/10.1186/s12889-021-10245-6 DOI: https://doi.org/10.1186/s12889-021-10245-6
Yuliana, & Riswanto. (2025). Pengaruh Budaya Sekolah Terhadap Pendidikan Multikultural di Indonesia: Tinjauan Pustaka Sistematis. Jurnal Pekerjaan Sosial dan Pendidikan Sains, 6 (1), 343–357.
Yulianti, Y. (2021). Pentingnya pendidikan karakter untuk membangun generasi emas Indonesia. CERMIN: Jurnal Penelitian, 5(1), 28–35. DOI: https://doi.org/10.36841/cermin_unars.v5i1.969
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Konstantinus Dua Dhiu, Maria Yenifrida Ngeo, Maria Anjelita Bupu, Maria Theresia Wonga, Margareta Wea

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



