Analisa Penggunaan Kata Sarkasme dalam Perspektif Komunikasi Kelompok (Studi Kasus pada Remaja Desa Paldas Kec. Rantau Bayur Kab. Banyuasin)
DOI:
https://doi.org/10.47134/jpbsi.v1i1.2093Keywords:
Sarkasme, Komunikasi Kelompok, RemajaAbstract
Kelompok atau teman sebaya memiliki pengaruh kuat terhadap gaya bahasa remaja, termasuk dalam penggunaan kata-kata sarkasme. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk penggunaan kata sarkasme pada remaja di Desa Paldas, Kecamatan Rantau Bayur, Kabupaten Banyuasin, serta mengetahui faktor penyebabnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dan wawancara. Informan penelitian adalah sekelompok remaja di Desa Paldas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk sarkasme yang digunakan remaja meliputi sarkasme sifat, tindakan, himbauan, dan sebutan. Sarkasme sifat ditunjukkan dengan merendahkan lawan bicara atau kesombongan, misalnya ungkapan “doson lah”. Sarkasme tindakan muncul sebagai respon terhadap perbuatan yang menimbulkan kekesalan. Sarkasme sebutan banyak ditemukan dalam kata-kata seperti “anjing”, “babi”, atau “kampang”. Faktor penyebab penggunaan kata sarkasme antara lain emosi, bercanda, spontanitas, kekecewaan, serta pengaruh lingkungan pergaulan. Remaja dengan tingkat emosional yang tinggi cenderung meluapkan amarah melalui kata-kata kasar. Selain itu, kebiasaan bercanda dengan sarkasme dianggap lumrah, sehingga memperkuat praktik ini. Spontanitas dan rasa kecewa juga mendorong penggunaan sarkasme, sedangkan lingkungan pergaulan—baik teman sebaya, saudara, maupun keluarga menjadi faktor penting dalam membentuk kebiasaan berbahasa tersebut.
References
Al Ma’aruf, & Imron, A. (2019). Statistika: Teori, metode, dan aplikasi pengkajian estetika bahasa. Surakarta: Cakra Books.
Ansori, M. (2022). Metode penelitian kuantitatif (Edisi ke-2). Surabaya: Airlangga University Press.
Astuti, A. P. (2018). Teknologi komunikasi dan perilaku remaja. Jurnal Analisa Sosiologi, 3(1). DOI: https://doi.org/10.20961/jas.v3i1.17452
Damayanti, E. (2021). Ragam bahasa pada percakapan remaja di Desa Kepung Kecamatan Kepung Kabupaten Kediri. Journal of Social Science Research, 1(1). DOI: https://doi.org/10.31004/innovative.v1i1.4567
Darmawan, A. I. (2021). Perilaku sosial remaja dalam perspektif tokoh masyarakat. Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa, 4(1).
Fernandes. (2018). Metodologi penelitian kuantitatif perspektif sistem: Mengungkap novelty dan memenuhi validitas penelitian. Malang: Universitas Brawijaya Press.
Goldberd, A. A. (2016). Komunikasi kelompok: Proses-proses diskusi dan penerapannya. Jakarta: UI Press.
Hasanah, U., & Rahim, A. R. (2021). Analisis penggunaan gaya bahasa sarkasme netizen di media sosial Instagram. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa dan Sastra, 7(2). DOI: https://doi.org/10.30605/onoma.v7i2.1255
Ismail. (2018). Ironi dan sarkasme bahasa politik media. Jawa Timur: Putaka Pelajar & STAIN Jember Press.
Jatnika, A. (2016). Komunikasi kelompok. Jakarta: Adipura Press.
Jayanti, N. A. (2019). Komunikasi kelompok “social climber” pada kelompok pergaulan di Surabaya Townsquare (Sutos). Jurnal E-Komunikasi, 3(2).
Kanzunuddin, M. (2016). Sarkasme dalam media cetak. Jakarta: CV Cetak Buana.
Keraf, G. (2018). Diksi dan gaya bahasa. Jakarta: Gramedia.
Mahendra, A. A. (2023). Pengaruh penggunaan bahasa sarkasme guru terhadap peningkatan keterampilan berbicara siswa. Jurnal Ilmu Pendidikan, 5(2). DOI: https://doi.org/10.31004/edukatif.v5i2.5399
Mailani, O. (2022). Bahasa sebagai alat komunikasi dalam kehidupan manusia. Kampret Jurnal, 1(2). DOI: https://doi.org/10.35335/kampret.v1i1.8
Merlina, M. (2022). Penggunaan bahasa sarkasme di media sosial. Jurnal Komunikasi, 2(1). DOI: https://doi.org/10.58268/jagaddhita.v1i2.40
Mulyana, D. (2018). Metode penelitian kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Mutia, R. (2022). Sarkasme dalam pergaulan masyarakat di Desa Tumpok Teungoh Kecamatan Banda Sakti Kota Lhokseumawe. Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 3(2).
Narbuko, C., & Achmadi, A. (2003). Metodologi penelitian. Jakarta: Bumi Aksara.
Nugrahani, F. (2017). Penggunaan bahasa dalam media sosial dan implikasinya terhadap karakter bangsa. Jurnal Stilistika, 3(1).
Nurhanifah. (2021). Sistem komunikasi kelompok. Jurnal Komunikasi, 2(3). DOI: https://doi.org/10.24114/jgk.v6i2.31988
West, R., & Turner, L. H. (2018). Pengantar teori komunikasi: Analisis. Jakarta: Salemba Humanika.
Riyanto. (2020). Metode riset penelitian kuantitatif: Penelitian di bidang manajemen, teknik, pendidikan dan eksperimen. Bandung: Deepublish.
Sendjaja, D. (2017). Teori komunikasi. Jakarta: Universitas Terbuka.
Sugiyono. (2015). Memahami penelitian kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Tajudin, K. (2016). Sarkasme. Jakarta: CV Media.



