Narasi Digital Storytelling dalam Video “KKN di Desa Penari” Berdasarkan Paradigma Naratif Walter Fisher
DOI:
https://doi.org/10.47134/jpn.v3i2.2654Keywords:
Digital Storytelling, Narasi, Paradigma, Walter FisherAbstract
Fenomena penceritaan digital (digital storytelling) di YouTube, khususnya video Nessie Judge yang berjudul “Kasus Viral KKN di Desa Penari!!! (Rangkuman Semua Versi)” sangat menarik untuk diteliti karena keterlibatan audiensnya yang kuat; penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas naratif menggunakan Paradigma Naratif Walter Fisher dan 12 Elemen Digital Storytelling; metode kualitatif deskriptif dengan analisis isi diterapkan melalui observasi, dokumentasi, dan komentar audiens; temuan menunjukkan bahwa narasi tersebut koheren dan menunjukkan kesetiaan (fidelity) yang tinggi terhadap nilai-nilai budaya populer, dengan elemen suara, alur cerita, hubungan dengan audiens, serta signifikansi konten sebagai elemen yang paling menonjol, sementara audiens secara aktif memperkuat kesetiaan naratif secara kolektif.
References
[1] Q. I. Assilah, “Strategi Digital Storytelling Pada Organisasi Crowdfunding Di Media Sosial Instagram @Lazisnubanyuwangi,” Jurnal Darussalam: Jurnal Pendidikan, Komunikasi dan Pemikiran Hukum Islam, vol. 14, no. 2, pp. 77–92, 2023, doi: 10.30739/darussalam.v14i2.1997.
[2] B. Fahmi and I. Rahmanudin, “Implementasi Strategi Digital Story Telling (DST) dalam Pembelajaran Bahasa Arab (Studi Kasus di SMP Arrifaie Gondanglegi Malang),” Jurnal Kewarganegaraan, vol. 6, no. 2, pp. 5057–5066, 2022.
[3] E. Q. Jannah, N. Wahdah, Y. Rahmah, and A. History, “Fa’aliyatu Istiraatijiyat Riwayati Al-Qhoshahi Ar_Raqmiyyah Litarqi Yati Qudratu At-Tullab ‘Ala Mahaarati Al-Kalam,” vol. 20, no. 1, pp. 15–30, 2021, doi: 10.20414/tsaqafah.v20i1.3300.
[4] B. R. Robin, The Educational Uses of Digital Storytelling. Houston, TX: University of Houston, 2006.
[5] Rachmawati, Media Baru Digital Storytelling, Undergraduate Thesis, Universitas Diponegoro, 2020. [Online]. Available: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/12261
[6] N. April, N. P. Falaqiah, A. Jl, K. H. A. Dahlan, K. C. Tim, and K. T. Selatan, “Pelibatan Audiens Generasi Milenial Pada Program‘ Netizen Bertanya Ustad Menjawab ’Di Televisi Muhammadiyah mengizinkan setiap penggunaannya tidak hanya sekedar mengkonsumsi informasi , tetapi massa yang tampak atau dapat dilihat dari jarak jauh oleh kh,” no. 2, 2024.
[7] R. N. Barizki and Y. Apriani, “Strategi Konten Kreatif Doteens Dalam Meningkatkan Audience Engagement Melalui Instagram,” vol. 5, no. 1, pp. 29–36, 2024.
[8] Sa’diyah, H., Sari, R. R., & Maesaroh, M. Strategi Pembelajaran Bahasa Arab Penuh Inovasi dan Kontemporer Sebagai Alternatif Untuk Keterampilan Berbicara dan Menulis Bahasa Arab. Nusantara Global Press. 2019.
[9] Hootsuite and We Are Social. “Digital 2024: 5 billion social media users.” https://wearesocial.com/id/blog/2024/01/digital-2024-5-billion-social-media-users/ [Diakses: 20 Desember 2024].
[10] Social Blade. 100 YouTuber terpopuler di Indonesia berdasarkan jumlah pelanggan, [Online] Tersedia: https://socialblade.com/youtube/top/country/id/mostsubscribed [Diakses: 5 Januari 2025].
[11] A. W. Erli Alifah Natasya Putri, “Audience Engagement In Supporting Influencer Work,” Jurnal Netnografi Komunikasi 3(1):17-33, vol. 3, no. 1, pp. 17–33, 2024, [Online]. Available: https://www.researchgate.net/publication/382764605_Keterlibatan_Audiens_dalam_Mendukung_Karya_Influencer_di_Instagram
[12] N. L. Arifah and M. L. Anggapuspa, “Pengaruh Elemen Visual Pada Konten Instagram Rintik Sedu Dalam Meraih Engagement Audiens,” Jurnal Barik, vol. 4, no. 3, pp. 141–151, 2023, [Online]. Available: https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/JDKV/
[13] E. Griffin, A. Ledbetter, and G. Sparks, Communication. 2019.
[14] M. Mukaromah and A.-E. Oktavia, “Narasi pesan toleransi pada tayangan ‘Login’ channel YouTube Deddy Corbuzier dalam kajian naratif paradigma,” Jurnal Ilmu Komunikasi UHO, vol. 10, no. 1, pp. 294–311, 2025, doi: 10.52423/jikuho.v10i1.1525.
[15] J. Tantama and G. Agustiningsih, “Studi paradigma naratif Walter Fisher pada aktivitas ‘nongkrong’ di kalangan remaja madya,” Jurnal Komunikasi dan Bisnis, vol. 1, no. 1, May 2013, pp. 58–74.
[16] Y. Bintang, “Analisis paradigma naratif video kanal ‘Aku & Jakarta’ pada CNNIndonesia.com (Periode Januari Hingga Desember 2019),” B.Sc. thesis, Universitas Multimedia Nusantara, 2019. [Online]. Available: https://kc.umn.ac.id/id/eprint/11161/
[17] B. B. Puspita dan P. A. Edvra, “Eksplorasi Elemen Digital Storytelling dalam Konten Gaming YouTube Kids,” Komuniti: Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi, vol. 16, no. 1, Mar. 2024. [Online]. Available: https://journals2.ums.ac.id/index.php/komuniti/article/view/4543
[18] S. F. K. Edwin, “Pengembangan Teknologi Digital Storytelling untuk Meningkatkan Literasi Budaya dalam Mata Pelajaran Seni Tari pada Peserta Didik Kelas 7 Sekolah Menengah Pertama,” Seroja: Jurnal Pendidikan, vol. 3, no. 3, pp. 270–277, Des. 2024. [Online]. Available: https://jurnal.anfa.co.id/index.php/seroja/article/view/2626
[19] S. B. Putri, V. N. Haliza, dan Y. Wahyuningsih, “Efektivitas Metode Digital Storytelling sebagai Media Pembelajaran IPS Sekolah Dasar,” Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK), vol. 5, no. 1, 2023. [Online]. Available: https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jpdk/article/view/11399
[20] Y. L. Diego, Y. Lestari, dan Sarmiati, “From Tweets to Thrills: The Evolution of Digital Storytelling on YouTube through Nessie Judge’s Horror Narratives,” PIKMA: Public Communication Magazine, Universitas Andalas, vol. 7, no. 1, pp. 24–36, Mar. 2024.
[21] R. P. Marthen and Y. A. Poetra, “Analisis Isi Pesan Sarkasme Pada Animasi Tekotok Di Youtube,” MASSIVE: Jurnal Ilmu Komunikasi, vol. 3, no. 2, p. 1, 2024, doi: 10.35842/massive.v3i2.89.
[22] Sugiyono, Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D, Bandung: Alfabeta, 2019.
[23] Siswantini, G. M., dan A. N. Rahmani, “Interpretasi Digital Storytelling Pada Iklan Tokopedia,” Jurnal Digital Media & Relationship, vol. 1, no. 1, pp. 1–10, 2019. [Online]. Available: https://ejurnal.ars.ac.id/index.php/jdigital/article/view/159
[24] N. T. Putri, J. P. M., dan G. R. Q. Farrasdzaki, “Pengelolaan Media Sosial YouTube sebagai Strategi Digital Public Relations di Harian Bhirawa,” RELASI: Jurnal Penelitian Komunikasi, vol. 5, no. 04, pp. 14–21, 2025, doi: 10.69957/relasi.v5i04.1873.
[25] Utomo, M. A. Andadinata, dan D. Widhiandono, “Analisis Kualitas Konten YouTube Berdasarkan Kolom Komentar dari Channel YouTube Baim Paula,” RELASI: Jurnal Penelitian Komunikasi, vol. 3, no. 03, pp. 24–33, 2023. [Online]. Available: https://aksiologi.org/index.php/relasi/article/view/634.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Cantika Aprilia Larasati, Istiqomah Istiqomah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



