Analisis Permasalahan Perkembangan Bahasa, Motorik, dan Sosial-Emosional Anak Usia Dini di TPA Cahya Mentari

Authors

  • Ananda Giko Ferdiani Universitas Ngudi Waluyo Ungaran
  • Aniya Silvi Madahuna Aniya Universitas Ngudi Waluyo Ungaran
  • Safira Annisa Marau Universitas Ngudi Waluyo Ungaran
  • Rospri Seniwati Zai Universitas Ngudi Waluyo Ungaran
  • Syifa Fauziah Universitas Ngudi Waluyo Ungaran

DOI:

https://doi.org/10.47134/paud.v3i2.2443

Keywords:

Anak Usia Dini, Perkembangan, permasalahan, keterlambatan bahasa, Fisik Motorik, , Sosial Emosional, TPA cahya mentari, Stimulasi Kolaborasi Guru-Orang Tua.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis permasalahan perkembangan anak usia dini di TPA Cahya Mentari, dengan fokus pada aspek bahasa, motorik, dan sosial-emosional, serta merumuskan strategi penanganan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif dan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan guru dan orang tua, serta analisis dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum perkembangan fisik-motorik dan kognitif anak berjalan baik. Namun, teridentifikasi tiga kluster permasalahan utama: (1) Keterlambatan dan hambatan bahasa (ekspresif-reseptif) yang menjadi isu sentral, ditandai dengan kosakata terbatas, artikulasi kurang jelas, dan respons verbal yang minimal; (2) Keterlambatan motorik kasar dan halus pada beberapa kasus spesifik; serta (3) Kesulitan sosial-emosional, seperti kesulitan berbagi, bergiliran, berkomunikasi, dan memahami perasaan orang lain, yang seringkali merupakan dampak dari masalah bahasa primer. Faktor penyebabnya antara lain kurangnya stimulasi optimal di lingkungan rumah (interaksi verbal minim dan penggunaan gawai berlebihan) serta faktor kepribadian anak. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa diperlukan pendekatan terpadu yang berfokus pada optimalisasi perkembangan bahasa melalui strategi pembelajaran komunikatif-interaktif, disertai stimulasi motorik terstruktur dan penguatan kompetensi sosial-emosional. Kolaborasi sinergis antara guru dan orang tua merupakan kunci keberhasilan intervensi dini untuk mendukung pencapaian perkembangan anak secara holistik.

References

Aurora, N. S. I. I., Meiranny, A., & Susilowati, E. (2024). Factors Affecting Early Childhood Social-Emotional Well-Being: Literature Review. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia, 7(4), 768–777. Https://Doi.Org/10.56338/Mppki.V7i4.4940 DOI: https://doi.org/10.56338/mppki.v7i4.4940

Barreveld, M. Van, Scheper, A., Vissers, C., & Duinmeijer, I. (2025). Social – Emotional Functioning And Quality Of Life In Language Disorders : A Systematic Review Of Development From Childhood To Adolescence. Https://Doi.Org/10.1111/1460-6984.70039 DOI: https://doi.org/10.1111/1460-6984.70039

Beningtiara, P. (2022). Analisis Penerapan Pengetahuan Orang Tua Dalam Stimulasi Aspek Perkembangan Anak Usia Dini Tiara. 853–862. Https://Doi.Org/10.32884/Ideas.V8i3.829 DOI: https://doi.org/10.32884/ideas.v8i3.829

Dharma, D. S. A. (2022). Membaca Peran Teori Ekologi Bronfenbrenner Dalam Menciptakan Lingkungan Inklusif Di Sekolah. 115–123. DOI: https://doi.org/10.36456/special.vol3.no2.a6642

Fono, Y. M., Ita, E., Mere, V. O., Guru, P., Anak, P., Dini, U., & Bakti, S. C. (2023). Stimulasi Kemampuan Bahasa Anak Usia 4-6 Tahun Melalui Pola Asuh Orang Tua. 7(4), 4305–4315. Https://Doi.Org/10.31004/Obsesi.V7i4.4838 DOI: https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i4.4838

Ganevi, N. (2022). PELAKSANAAN PROGRAM PARENTING BAGI ORANGTUA DALAM MENUMBUHKAN PERILAKU KELUARGA RAMAH ANAK. 1–11.

Haerduin, U. M. (2023). Pengukuran Efektivitas Program Stimulasi Early Childhood Education ( ECE ) Terhadap Kesiapan Sekolah Anak Usia Dini. 1(2), 34–39. DOI: https://doi.org/10.62070/thufuli.v1i2.21

Hasanah, W. O. U., Tanzil, & Sarmadan. (2024). PERAN TENAGA PENDIDIK TAMAN PENITIPAN ANAK ( TPA ), Pengasuh Akan Merasa Lebih Leluasa Untuk Melakukan Aktivitas Menetap Atau. 5(1), 71–80. DOI: https://doi.org/10.52423/welvaart.v5i1.7

Hidayat, Y., & Nurlatifah, L. (2023). ANALISIS KOMPARASI TINGKAT PENCAPAIAN PERKEMBANGAN ANAK USIA DINI ( STPPA ) BERDASARKAN PERMENDIKBUD NO . 137 TAHUN 2014 DENGAN. 1(1), 29–40. DOI: https://doi.org/10.61580/itsb.v1i1.4

Ihsan, A. L., Pendidikan, J., Anak, I., Dini, U., & Issn, O. (2025). 1 , 2 1. 6.

Khadijah, Areza, Halimatu S, & Nabila S. (2025). Pentingnya_Deteksi_Dini_Tumbuh_Kembang_Anak_Usia_0. Pentingnya Deteksi Dini Tumbuh Kembang Anak Usia 0- 72 Bulan Untuk Mencegah Gangguan Perkembangan, 2, 1–8. DOI: https://doi.org/10.47134/paud.v2i2.1417

Khalilah, N., Amalia, W., & Apriliyanti, E. (2025). PENGARUH GADGET PADA PERKEMBANGAN PRA- OPERASIONAL. 4(2).

Kurniawati1?, N., & , Risbon Sianturi2, H. Y. M. (N.D.). Studi Kasus Keterlambatan Motorik Kasar Anak Tunadaksa Novila.

Lubis, H. S. (2025). Aulad : Journal On Early Childhood Metode Bermain Peran Untuk Meningkatkan Kemampuan Bahasa Anak Usia 5-6 Tahun. 8(2), 1007–1016. Https://Doi.Org/10.31004/Aulad.V8i2.1282 DOI: https://doi.org/10.31004/aulad.v8i2.1282

Made, N., Dewi, A., Maheswari, R., Sebayang, N. E., Mira, L., Ayu, P., & Utami, S. (2025). Deteksi Dini Pertumbuhan Dan Perkembangan Anak Melalui KPSP Di Desa. 5(2), 629–636. DOI: https://doi.org/10.54082/jamsi.1503

Mandas, A. L., Lausan, M. L. M., & Dampi, S. V. (2021). Hambatan Perkembangan Pada Anak TK. 2(2), 41–58.

Nasution, H., Widia, A., Ritonga, A. N., Siregar, Z., & Fitri, R. I. (2025). The Role Of Early Detection Of Growth And Development In Identifying The Impact Of Malnutrition And Stunting In Early Childhood. 4(6), 213–219.

Nur’zahra, Nida, A., Wulandari, & Hayani. (2023). Permasalahan Sosial Emosional Pada Anak Usia Dini. Incrementapedia : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 29–33. Https://Doi.Org/10.36456/Incrementapedia.Vol5.No2.A8397 DOI: https://doi.org/10.36456/incrementapedia.vol5.no2.a8397

Nurhayati, S., Pratama, M. M., & Wahyuni, I. W. (2020). Perkembangan Interaksi Sosial Dalam Meningkatkan Kemampuan Sosial Emosional Melalui Permainan Congklak Pada Anak Usia 5-6 Tahun. Jurnal Buah Hati, 7(2), 125–137. Https://Doi.Org/10.46244/Buahhati.V7i2.1146 DOI: https://doi.org/10.46244/buahhati.v7i2.1146

Nurussakinah, T., & Romadona, N. F. (2024). Permainan Inklusif : Solusi Untuk Anak Dengan Keterlambatan Perkembangan Emosi. 7(3), 1029–1037. Https://Doi.Org/10.31004/Aulad.V7i3.843

Qomariah, D. N., Kuswandi, A. A., Saripatunnisa, Y., Noviana, I. P., & Enurmanah. (2022). Keterlibatan Orang Tua Dalam Program. 6(2), 31–44.

Rizkita, D. (2017). Pengaruh Standar Kualitas Taman Penitian Anak ( Tpa ) Terhadap Motivasi Dan Kepuasaan Orangtua. 1(1), 1–16. DOI: https://doi.org/10.35568/earlychildhood.v1i1.46

Selvia, M., & Nurachadijat, K. (2023). Peran Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini Dalam Implementasi Kurikulum Dan Metode Belajar Pada Anak Usia Dini. 3, 57–66. DOI: https://doi.org/10.54371/jiepp.v3i2.284

Tatik, A. (2023). Pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini Bagi Tumbuh Kembang Anak The Importance Of Childhood Education For Child Development.

Tazkia, H. A., & Da, A. (2024). Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia Dasar Di Lingkungan Sekolah. 3, 1–8. DOI: https://doi.org/10.47134/pgsd.v1i3.557

Downloads

Published

2026-01-28

How to Cite

Ferdiani, A. G., Aniya, A. S. M., Marau, S. A., Zai, R. S., & Fauziah, S. (2026). Analisis Permasalahan Perkembangan Bahasa, Motorik, dan Sosial-Emosional Anak Usia Dini di TPA Cahya Mentari. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(2), 11. https://doi.org/10.47134/paud.v3i2.2443

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.