Manajemen Pembelajaran Berbasis Flipped Classroom di PAUD

Authors

  • Nury Arsy Darmiati Universitas Muhammadiyah Sidoarjo
  • Ida Rindaningsih Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

DOI:

https://doi.org/10.47134/paud.v2i3.2748

Keywords:

Manajemen Pembelajaran, Flipped Classroom, Pendidikan Anak Usia Dini

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memegang peran krusial dalam perkembangan manusia, di mana anak-anak mengembangkan keterampilan dasar, memahami konsep, dan membentuk pola pikir yang memengaruhi seluruh perjalanan pendidikan mereka. Standar PAUD yang diacu oleh pemerintah menekankan pendekatan holistik, integratif, dan inovatif untuk menciptakan lingkungan belajar optimal. Kurikulum Merdeka dalam PAUD menekankan keterampilan abad ke-21 melalui pembelajaran berpusat pada siswa, pendekatan saintifik, dan penerapan 4C: kreativitas, berpikir kritis, komunikasi, dan kolaborasi. Guru PAUD perlu memiliki kompetensi pedagogik yang melibatkan kemampuan mengelola pembelajaran peserta didik. Kreativitas dan inovasi guru menjadi kunci dalam mengembangkan kecakapan peserta didik. Penelitian menggunakan deskriptif dalam pemaparan penelitian yang dilakukan secara mendalam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran berbasis flipped classroom di PAUD dan mendeskripsikan serta menganalisis alur pembelajaran Flipped Classroom di PAUD, dengan fokus pada implementasi, respons peserta didik, peran orang tua, dan dampaknya terhadap pencapaian tujuan pembelajaran anak usia dini. Penggunaan model Flipped Classroom di PAUD diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap pembelajaran, meningkatkan efisiensi rencana pembelajaran, dan mendukung konsep belajar mandiri. Peran orang tua dalam mendukung proses pembelajaran di rumah menjadi factor utama dalam partisipasi peserta didik terhadap pembelajaran Flipped Classroom. Meskipun penggunaannya masih minim di PAUD, penelitian ini mengusulkan rancangan pembelajaran berbasis Flipped Classroom di tingkat ini, membawa kebaruan dalam konteks manajemen pembelajaran di lembaga PAUD.

References

[1] T. Ariyanti, “The Importance of Childhood Education for Child Development,” Dinamika: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, vol. 8, no. 1, pp. 50–58, 2016.

[2] D. A. Mukaromah, “Manajemen Pendidikan di PAUD Bintang Soropadan dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran,” JEA (Jurnal Edukasi AUD), vol. 7, no. 1, pp. 34–45, 2021, doi: 10.18592/jea.v7i1.4366.

[3] Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Salinan BSKAP Nomor 033 Tahun 2022, Jakarta, Indonesia, 2022.

[4] A. A. Kuswandi, I. Masitoh, S. A. Kurnia, M. Rahayu, and N. U. Masyripah, “Pengelolaan Pembelajaran PAUD dalam Mengembangkan Potensi Anak di TK,” Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan, vol. 21, no. 2, pp. 388–397, 2023, doi: 10.31851/wahanadidaktika.v21i2.11259.

[5] R. D. Wiresti and A. S. Nugraheni, “Desain Pembelajaran Higher Order Thinking Skill pada Masa Study From Home pada Anak Usia Dini,” Tumbuh Kembang: Kajian Teori dan Pembelajaran PAUD, vol. 8, no. 1, pp. 12–20, 2021.

[6] F. Zuhra, N. Nurhayati, N. Basri, J. Jasmaniah, F. M. Nur, and A. Aminah, “Sosialisasi Manajemen Pengelolaan PAUD untuk Meningkatkan Mutu Pembelajaran,” JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), vol. 6, no. 2, pp. 1143–1152, 2022, doi: 10.31764/jmm.v6i2.7074.

[7] N. Nur’aini and H. Hamzah, “Manajemen Pembelajaran Aqidah Akhlak untuk Menanamkan Kecerdasan Interpersonal Peserta Didik,” Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, vol. 5, no. 1, pp. 447–455, 2023, doi: 10.31004/edukatif.v5i1.4777.

[8] R. Rindawan, S. Supriadin, and M. Muhsan, “Evaluasi Manajemen Pembelajaran Madrasah Aliyah Manhalul Ma’arif Darek Menggunakan Evaluasi Model CIPP,” Jurnal Ilmiah Mandala Education, vol. 9, no. 1, pp. 628–640, 2023, doi: 10.58258/jime.v9i1.4698.

[9] N. A. Wiyani, “Manajemen Pembelajaran PAUD Berbasis Kearifan Lokal dalam Perspektif Filosofi Merdeka Belajar,” JEA (Jurnal Edukasi AUD), vol. 8, no. 2, pp. 123–136, 2022, doi: 10.18592/jea.v8i2.7171.

[10] F. N. Dista, “Manajemen Pendirian Taman Kanak-kanak (Studi Kasus di TK Fastrack Funschool Yogyakarta),” Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha, vol. 8, no. 2, pp. 101–111, 2020.

[11] D. Safitri and A. Lestariningrum, “Penerapan Media Loose Part untuk Kreativitas Anak Usia 5–6 Tahun,” Kiddo: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, vol. 2, no. 1, pp. 40–52, 2021, doi: 10.19105/kiddo.v2i1.3645.

[12] L. Nurmiyanti and B. Y. Candra, “Kepemimpinan Transformasional dalam Peningkatan Mutu Pendidikan Anak Usia Dini,” Al-Tanzim: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, vol. 3, no. 2, pp. 13–24, 2019, doi: 10.33650/al-tanzim.v3i2.646.

[13] F. A. Noor, “Kompetensi Pendidik MI di Era Revolusi Industri 4.0,” Elementary: Islamic Teacher Journal, vol. 7, no. 2, pp. 251–267, 2019, doi: 10.21043/elementary.v7i2.6386.

[14] Pemerintah Republik Indonesia, Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, Jakarta, Indonesia, 2005.

[15] P. Tobing and E. Hasanah, “Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Mengembangkan Kreativitas dan Inovasi Pembelajaran Guru pada Masa Covid-19,” Jurnal Ilmiah Mandala Education, vol. 7, no. 2, pp. 1–8, 2021, doi: 10.58258/jime.v7i2.1789.

[16] A. Ramadhan, H. Mansur, and A. H. Utama, “Implementasi Model Pembelajaran Flipped Classroom pada Mata Pelajaran Siskomdik Siswa Kelas X,” Journal of Instructional Technology (J-INSTECH), vol. 2, no. 1, pp. 51–60, 2021.

[17] A. Unal and Z. Unal, “Design of Flipped Lessons in the Classroom and Opinions of Teachers with Different Degrees of Experience,” Journal of Education and Practice, vol. 14, no. 9, pp. 45–54, 2023, doi: 10.7176/JEP/14-9-05.

[18] K. A. M. Pratiwi, “Efektivitas Flipped Classroom Learning terhadap Peningkatan Hasil Belajar Matematika Siswa SMP,” Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha, vol. 12, no. 2, pp. 73–82, 2022, doi: 10.23887/jjpm.v12i2.37320.

[19] N. Afdillah and I. Rindaningsih, “Strategies to Improve Mathematics Learning Outcomes Through Flipped Classroom,” Academia Open, vol. 6, 2021, doi: 10.21070/acopen.6.2022.2469.

[20] U. Latifah and I. Rindaningsih, “Implementasi Flipped Classroom dalam Mendukung Merdeka Belajar untuk Meningkatkan Kemandirian Belajar,” Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar, vol. 5, no. 2, pp. 156–166, 2023, doi: 10.36232/jurnalpendidikandasar.v5i2.4447.

[21] A. Janwan, A. A. Lestary, and W. Simpol, “The Development of Kindergarten Students’ Attitude Applying Flipped Classroom Concept in Covid-19,” in Proceedings of the Universitas Muhammadiyah Gresik Engineering, Social Science, and Health International Conference (UMGESHIC), vol. 1, pp. 793–803, 2021.

[22] I. Rindaningsih, B. U. B. Arifin, and I. Mustaqim, “Empowering Teachers in Indonesia: A Framework for Project-Based Flipped Learning and Merdeka Belajar,” in Proceedings of the International Conference on Education, Atlantis Press, 2023, pp. 177–184, doi: 10.2991/978-2-38476-052-7_20.

[23] A. Moch Bahak and Nurdyansyah, Buku Ajar Metode Penelitian Pendidikan. Sidoarjo, Indonesia: Umsida Press, 2018.

[24] H. Syahrizal and M. S. Jailani, “Jenis-Jenis Penelitian dalam Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif,” QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora, vol. 1, pp. 13–23, 2023.

[25] E. Brianza, M. Schmid, J. Tondeur, and D. Petko, “The Digital Silver Lining of the Pandemic: The Impact on Preservice Teachers’ Technological Knowledge and Beliefs,” Education and Information Technologies, vol. 29, pp. 1–24, 2024, doi: 10.1007/s10639-023-11801-w.

Downloads

Published

2025-04-15

How to Cite

Darmiati, N. A., & Rindaningsih, I. (2025). Manajemen Pembelajaran Berbasis Flipped Classroom di PAUD. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 2(3), 1–18. https://doi.org/10.47134/paud.v2i3.2748

Issue

Section

Articles

Similar Articles

<< < 5 6 7 8 9 10 11 12 13 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.