Analisis Manajemen Pengelolaan Pesantren

Studi Kasus Manajemen Pesantren Imam Bukhari

Authors

  • Almoatasembellah J R Shnewra Universitas Muhammadiyah Sidoarjo
  • Ida Rindaningsih Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

DOI:

https://doi.org/10.47134/jpn.v2i1.2652

Keywords:

Manajemen Pesantren, Permasalahan Pesantren, Strategi Pemasaran, Kemitraan Masyarakat, Pengembangan Kurikulum

Abstract

Tantangan pesantren pada umumnya adalah meningkatkan sumber daya manusia, fasilitas, dan menarik minat masyarakat. Tingginya kompetisi dunia Pendidikan untuk meningkatkan mutu dan diminati oleh masyarakat menjadikan pesantren turut berpacu dalam meningkat sumber daya dan fasilitas yang dimiliki. Hal ini tidak mudah bagi pesantren Imam Bukhori yang selama 6 tahun berdiri belum mampu meningkatkan animo santri. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis permasalahan sekaligus memberikan solusi pesantren Imam Bukhori. Metode penelitian mengunakan deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pengumpulan data meliputi wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 3 kajian masalah utama terkait identifikasi permasalahan pesantren, upaya yang telah dilakukan pesantren imam bukhori, Kerjasama dan kemitraannya. Solusi yang diberikan meliputi 5 aspe k yakni 1) Rekruitmen SDM baru; 2) Benchmarking; 3) Pemasaran dan Penjangkauan; 4) Peningkatan Kurikulum dan Fasilitas; 5) Keterlibatan dan Kemitraan dengan Masyarakat; 6) Kehadiran Digital dan Pembelajaran Daring.

References

[1] A. Ala, Pembaharuan. Yogyakarta: Pustaka Pesantren, 2006.

[2] F. Kamal, “Transformasi pendidikan pesantren sebagai pembaga pendidikan Islam abad Ke-21,” Paramurobi Jurnal Pendidikan Agama Islam, vol. 1, no. 2, pp. 17–30, 2018.

[3] A. Triono, A. Maghfiroh, M. Salimah, and R. Huda, “Transformasi Pendidikan Pesantren di Era Globalisasi: Adaptasi Kurikulum yang Berwawasan Global,” Al-Tarbawi Al-Haditsah Jurnal Pendidikan Islam, vol. 7, no. 1, p. 72, 2022, doi: 10.24235/tarbawi.v7i1.10405.

[4] Y. M. Devi, “No Title,” Manajemen Pengelolaan Pesantren, Tulungagung Makalah Manajemen Pendidikan Islam, 2016.

[5] I. Rindaningsih, “Emplementasi Manajemen Kurikulum Tahfidz di Sekolah Dasar Tahfidz Quran,” Indonesian Journal of Islamic Studies, 2021.

[6] Djamaluddin Perawironegoro, “Manajemen Asrama di Pesantren,” Jurnal Studi Manajemen Pendidikan, vol. 3, 2019.

[7] A. Z. Sarnoto, “Urgensi Peningkatan Mutu Pengelolaan Pesantren Dalam Era Global,” Educare, vol. 4, 2013.

[8] E. M. Dhuhani, “Manajemen Pondok Pesantren Studi Pengelolaan Santri Muallaf di Pondok Pesantren Al Anshar,” Jurnal Fikratuna, vol. 9, 2018.

[9] A. Kholifah, “Strategi Pendidikan Pesantren Menjawab Tantangan Sosial di Era Digital,” Jurnal Basicedu, vol. 6, no. 3, pp. 4967–4978, 2022, doi: 10.31004/basicedu.v6i3.2811.

[10] Fathul Amin, “Analisa Pendidikan Pesantren Dan Perannya Terhadap Pendidikan Islam,” Tadris: Jurnal Penelitian dan Pemikiran Pendidikan Islam, vol. 13, no. 2, pp. 56–73, 2020, doi: 10.51675/jt.v13i2.63.

[11] M. Musfiqon, Metodologi Penelitian Pendidikan. Jakarta: Prestasi Pustakaraya, 2012.

[12] Istikomah, “Integrasi Sekolah Dan Madrasah Ke Dalam Institusi Pesantren Untuk Pengembangan Pendidikan Islam,” Disertasi, Fakultas Agama Islam UINSA, 2017.

[13] J. Moleong, Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2011.

[14] M. Nashrullah and I. Rindaningsih, “Kerangka Kerja Manajemen Rekrutmen Guru : Sebuah Tinjauan Sistematis,” Pendidikan Islam, vol. 12, no. 03, pp. 2487–2500, 2023, doi: 10.30868/ei.v12i03.4656.

[15] S. Khoirinindyah and I. Rindaningsih, “Exploring the Nexus: Benchmarking and Educational Institution Performance,” Al-Tanzim: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, vol. 7, no. 4, pp. 1237–1247, 2023, doi: 10.33650/al-tanzim.v7i4.6828.

[16] Istikomah and D. A. Romadlon, Building Trust and Reputation: Branding Strategies of Elite Muslim Schools in Indonesia. Atlantis Press SARL, 2023. doi: 10.2991/978-2-38476-052-7_46.

[17] N. H. Abadi and H. Hidayatulloh, “Using Marketing Mix and Brand Image As Marketing Strategy for Islamic Educational Institutions,” KnE Social Sciences, vol. 2022, pp. 339–349, 2022, doi: 10.18502/kss.v7i10.11236.

[18] U. Hasdiana, “Strategi Pemasaran Dalam Meningkatkan Jumlah Santri di Pondok Pesantren Annaqosabandy Kec. Hulu Sihapas Kab. Padanglawas Utara,” Jurnal Manajemen Dakwah Tadbir, vol. 11, no. 1, pp. 1–5, 2018.

[19] A. Arifai, “Pengembangan Kurikulum Pesantren, Madrasah Dan Sekolah,” Raudhah Proud To Be Professional: Jurnal Tarbiyah Islamiyah, vol. 3, no. 2, pp. 13–20, 2018, doi: 10.48094/raudhah.v3i2.27.

[20] A. Saifuddin, “Eksistensi Kurikulum Pesantren Dan Kebijakan Pendidikan Ahmad Saifuddin (Dosen STAI Darussalam Krempyang Nganjuk),” Pendidikan Agama Islam, vol. 3, no. 1, pp. 208–234, 2015.

[21] R. L. Sari, I. Istikomah, and E. F. Fahyuni, “Principal’s Role in Developing Educators’ Pedagogical and Social Competencies,” KnE Social Sciences, vol. 2022, pp. 350–357, 2022, doi: 10.18502/kss.v7i10.11237.

[22] A. Kurniawan, “Manajemen Kerjasama Pondok Pesantren Alam Internasional Saung Balong Al-Barokah dengan Masyarakat dalam Pengembangan Ekonomi dan Pendidikan,” Quality, vol. 2, no. 1, pp. 21–55, 2014.

[23] Jasmani, “Model kemitraan sekolah dengan pondok pesantren dalam pengembangan lembaga pendidikan islam,” Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Leaderia, vol. 1, pp. 76–84, 2020.

[24] M. Abd. Muin, “Pemanfaatan Teknologi Informasi di Pesantren,” Edukasi: Jurnal Penelitian Pendidikan Agama dan Keagamaan, vol. 9, no. 1, 2011.

[25] A. Basyit, Format Lembaga Pendidikan Perspektif Pendidikan Islam, vol. 14, no. 1, 2020. doi: 10.33592/islamika.v14i1.638.

Downloads

Published

2024-09-28

How to Cite

J R Shnewra, A., & Rindaningsih, I. (2024). Analisis Manajemen Pengelolaan Pesantren: Studi Kasus Manajemen Pesantren Imam Bukhari. Jurnal Pendidikan Non Formal, 2(1), 1–13. https://doi.org/10.47134/jpn.v2i1.2652

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.