Implementasi Pendidikan Kewarganegaraan Dalam Pendidikan Masyarakat di PKBM Pintar dan Dampaknya Terhadap Kesadaran Sosial Warga

Authors

  • Naomi Azzahreta Universitas Pendidikan Indonesia
  • Kilau Cahaya Gumilar Universitas Pendidikan Indonesia
  • Sahla Amara Nasyitha Universitas Pendidikan Indonesia
  • Alya Fathi Rahman Universitas Pendidikan Indonesia
  • Ratna Fitria Universitas Pendidikan Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.47134/jpn.v3i3.2587

Keywords:

Pendidikan Kewarganegaraan, Pendidikan masyarakat, PKBM, Kesadaran sosial, Partisipasi Warga

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Pendidikan Kewarganegaraan dalam pendidikan masyarakat di PKBM Pintar dan mengkaji dampaknya terhadap kesadaran sosial warga belajar. Pendidikan Kewarganegaraan memiliki peran strategis dalam membentuk warga negara yang memiliki kesadaran akan hak dan kewajiban, serta kepedulian terhadap lingkungan sosialnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi pengelola PKBM, tutor, dan warga belajar di PKBM Pintar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Pendidikan Kewarganegaraan di PKBM Pintar dilaksanakan melalui pembelajaran formal dalam program Kejar Paket, kegiatan ekstrakurikuler, dan praktik langsung dalam kehidupan bermasyarakat. Materi yang diajarkan mencakup pemahaman nilai-nilai Pancasila, hak dan kewajiban warga negara, demokrasi, serta partisipasi dalam pembangunan masyarakat. Dampak dari implementasi tersebut menunjukkan peningkatan signifikan dalam kesadaran sosial warga belajar, yang tercermin dari meningkatnya partisipasi dalam kegiatan kemasyarakatan, kepedulian terhadap lingkungan, serta pemahaman akan pentingnya toleransi dan gotong royong. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Pendidikan Kewarganegaraan yang diintegrasikan dalam pendidikan masyarakat dapat menjadi instrumen efektif dalam membangun kesadaran sosial dan membentuk karakter warga negara yang aktif dan bertanggung jawab.

References

Banks, J. A. (2008). Diversity and citizenship education: Global perspectives. Jossey-Bass. DOI: https://doi.org/10.1163/9789087903756_021

Branson, M. S. (1998). The role of civic education. Center for Civic Education.

Creswell, J. W. (2013). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (3rd ed.). Sage Publications.

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). Sage Publications.

Daryanto. (2013). Standar kompetensi dan penilaian pembelajaran. Gava Media.

Hayat, R., Mulyadi, M., & Setiawan, D. (2024). Penguatan pendidikan nonformal dalam pengembangan kapasitas masyarakat. Jurnal Pendidikan Masyarakat, 12(1), 45–58.

Husna, N. (2024). Kesadaran hukum masyarakat dalam perspektif negara hukum Indonesia. Jurnal Ilmu Hukum, 9(2), 112–123.

Kaelan. (2017). Pendidikan Pancasila: Paradigma kebangsaan dan pembudayaan nilai. Paradigma.

Kemendikbud. (2017). Penguatan pendidikan karakter (PPK): Konsep dan pedoman. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Mertokusumo, S., & Pitlo, A. (1993). Bab-bab tentang penemuan hukum. Citra Aditya Bakti.

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1992). Analisis data kualitatif: Buku sumber tentang metode-metode baru (T. R. Rohidi, Trans.). UI-Press.

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook. Sage Publications.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.

Pawitro, U. (2016). Pendidikan masyarakat dalam perspektif pembangunan sosial. Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat, 3(2), 101–112.

Prasetyo, H., & Lestari, N. (2022). Implementasi Pendidikan Kewarganegaraan dalam meningkatkan karakter sosial peserta didik. Jurnal Moral Kemasyarakatan, 7(2), 30–42.

Qomaruddin, Q., & Sa’diyah, H. (2024). Kajian teoritis tentang teknik analisis data dalam penelitian kualitatif: Perspektif Spradley, Miles dan Huberman. Journal of Management, Accounting, and Administration, 1(2), 77–84. https://doi.org/10.52620/jomaa.v1i2.93 DOI: https://doi.org/10.52620/jomaa.v1i2.93

Rahmadani, S. (2022). Implementasi nilai kewarganegaraan dalam pembelajaran PKn di PKBM. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 6(2), 134–142.

Rahmawati, S., Putra, M. A., & Nugraha, D. (2024). Pembelajaran PKn berbasis kegiatan sosial dalam penguatan karakter gotong royong peserta didik. Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 9(1), 50–61.

Sari, M., & Nugroho, A. (2020). Kesadaran sosial warga belajar dalam pendidikan nonformal. Jurnal Pendidikan Luar Sekolah, 14(1), 21–30.

Sudjana, D. (2010). Pendidikan nonformal: Wawasan, sejarah, dan perkembangannya. Falah Production.

Suryadi, A., & Dewi, N. (2023). Peran Pendidikan Kewarganegaraan dalam pembentukan karakter sosial peserta didik. Jurnal Citizenship Virtues, 3(2), 40–52. https://doi.org/10.51730/jep.v3i2.34 DOI: https://doi.org/10.51730/jep.v3i2.34

Sutirna. (2016). Pendidikan kewarganegaraan dalam pembentukan karakter bangsa. Jurnal Civic Education, 4(1), 10–20.

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. (1945). Sekretariat Negara Republik Indonesia.

UNESCO. (1993). Learning to be: The world of education today and tomorrow. UNESCO Publishing

Yunus Lutfiansyah, Y., Amini, A., & Ridwan, N. (2018). Peran PKBM dalam pemberdayaan masyarakat. Jurnal Pemberdayaan, 5(1), 73–82.

Downloads

Published

2026-05-25

How to Cite

Azzahreta, N., Gumilar, K. C., Nasyitha, S. A., Rahman, A. F., & Fitria, R. (2026). Implementasi Pendidikan Kewarganegaraan Dalam Pendidikan Masyarakat di PKBM Pintar dan Dampaknya Terhadap Kesadaran Sosial Warga. Jurnal Pendidikan Non Formal, 3(3), 1–8. https://doi.org/10.47134/jpn.v3i3.2587

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)