Nasionalisme Melalui Pelestarian Makanan Tradisional Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.47134/jpn.v3i2.2287Keywords:
Nasionalisme , Makanan Tradisional, Budaya, Pelestarian, Identitas BangsaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara nasionalisme dan Upaya pelestarian makanan tradisional sebagai bagian dari identitas bangsa Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pengumpulan data melalui instrumen penelitian yang relevan, kemudian dianalisis untuk melihat peran makanan tradisional dalam memperkuat nilai nasionalisme. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makanan tradisional tidak hanya berfungsi sebagai pemenuhan kebutuhan konsumsi, tetapi juga sebagai simbol identitas bangsa, media pemersatu masyarakat, serta representasi sejarah dan nilai-nilai budaya Indonesia. Selain itu, pelestarian kuliner nusantara yang melibatkan peran masyarakat, pemerintah, dan generasi muda terbukti berkontribusi dalam menumbuhkan rasa memiliki dan kebanggaan terhadap budaya nasional. Dengan demikian, pelestarian makanan tradisional memiliki potensi besar dalam memperkuat nasionalisme dan menjaga keberlanjutan warisan budaya bangsa.
References
Aspinall, E. (2020). National identity and cultural symbolism in contemporary Indonesia. Journal of Southeast Asian Studies, 51(2), 245–262.
Aspinall, E. (2020). National identity and cultural symbolism in contemporary Indonesia. Journal of Southeast Asian Studies, 51(2), 245–262. https://doi.org/10.1017/S0022463420000123
Bessière, J., & Tibère, L. (2020). Traditional food and tourism: French tourist experience and food heritage. Journal of Heritage Tourism, 15(3), 276–290. https://doi.org/10.1080/1743873X.2019.1655961
Cohen, E., & Avieli, N. (2021). Food in tourism: Attraction and impediment. Annals of Tourism Research, 89, 103–188. https://doi.org/10.1016/j.annals.2021.103188 DOI: https://doi.org/10.1016/j.annals.2021.103188
Everett, S., & Slocum, S. L. (2021). Food and tourism as creative practices: A critical review. Tourism Management, 83, 104–215. https://doi.org/10.1016/j.tourman.2020.104215 DOI: https://doi.org/10.1016/j.tourman.2020.104215
Fauzi, A., & Rahmawati, D. (2021). Nasionalisme generasi muda di tengah globalisasi budaya. Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan, 6(2), 98–109.
Fitriani, R., & Lestari, P. (2022). Promosi budaya lokal melalui media sosial. Jurnal Ilmu Komunikasi, 19(3), 301–315.
Henderson, J. C. (2019). Food, culture and identity in Indonesia: A socio-culinary overview. Asia Pacific Journal of Tourism Research, 24(7), 601–613.
Henderson, J. C. (2021). Food and culture: In search of a Singapore cuisine. British Food Journal, 123(1), 97–110. https://doi.org/10.1108/BFJ-03-2020-0210
Ichwanudin, A. (2020). Makanan tradisional sebagai representasi budaya lokal. Jurnal Gastronomi Indonesia, 4(2), 112–120.
Karim, S. A., & Chi, C. G. Q. (2020). Culinary tourism development: A research agenda. International Journal of Tourism Research, 22(3), 352–365. https://doi.org/10.1002/jtr.2342 DOI: https://doi.org/10.1002/jtr.2342
Kim, Y. G., Eves, A., & Scarles, C. (2021). Building a model of local food consumption on trips. International Journal of Hospitality Management, 92, 102–705. https://doi.org/10.1016/j.ijhm.2020.102705 DOI: https://doi.org/10.1016/j.ijhm.2020.102705
Kurniawan, I., & Adnyani, N. L. (2022). Media sosial sebagai sarana promosi budaya di kalangan generasi muda. Jurnal Komunikasi Nusantara, 6(1), 55–68.
Lin, L., & Mao, P. C. (2022). Food cultural identity and tourist experience. Journal of Destination Marketing & Management, 24, 100–712. https://doi.org/10.1016/j.jdmm.2022.100712 DOI: https://doi.org/10.1016/j.jdmm.2022.100709
Okumus, B., & Cetin, G. (2020). Marketing local food in tourism destinations. Journal of Hospitality Marketing & Management, 29(7), 867–893. https://doi.org/10.1080/19368623.2020.1715930
Pramudya, K., & Sunaryo, B. (2020). Kuliner tradisional sebagai identitas budaya lokal. Jurnal Sosiologi Reflektif, 14(2), 179–194.
Prasetyo, H., & Anwar, K. (2021). Identitas nasional dalam perspektif budaya populer. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 10(2), 211–224.
Putra, R. A., & Wulandari, T. (2023). Pelestarian kuliner tradisional berbasis komunitas. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 8(1), 25–38.
Richards, G. (2021). Evolving gastronomic experiences: From food to foodscapes. Journal of Gastronomy and Tourism, 6(3), 117–128. https://doi.org/10.3727/216929721X16249853724260
Riyadi, S., & Mulyani, S. (2021). Kuliner tradisional sebagai warisan budaya tak benda. Jurnal Sejarah dan Budaya, 15(2), 141–153.
Santoso, I., & Widodo, S. (2020). Makanan lokal sebagai aset ketahanan budaya bangsa. Jurnal Ketahanan Nasional, 26(1), 64–78. DOI: https://doi.org/10.22146/jkn.56926
Sari, M., & Yulianto, A. (2020). Pola konsumsi makanan tradisional pada generasi muda perkotaan. Jurnal Gizi dan Pangan, 15(3), 189–198.
Timothy, D. J. (2020). Cultural heritage and tourism: An introduction. Channel View Publications. DOI: https://doi.org/10.21832/9781845417727
Widiastuti, N., & Handayani, S. (2022). Peran generasi muda dalam pelestarian budaya lokal berbasis digital. Jurnal Pendidikan Nonformal, 7(2), 89–101.
Wijayanti, S. (2021). Pelestarian kuliner tradisional dan pembentukan identitas nasional. Jurnal Budaya dan Masyarakat, 13(1), 33–47.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Andi Najla Nur Adibah, Ratna Fitria, Aida Yan Nailal Husna, Zulfa Nurfadillah Salsabila, Shella Aulia Nur Fauziyah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



