Pengembangan Alat Permainan Edukasi Sensori Path dalam Meningkatkan Aspek Perkembangan Motorik Kasar Anak Usia Dini

Authors

DOI:

https://doi.org/10.47134/paud.v2i4.1824

Keywords:

Permainan Edukatif, Fisik Motorik, Anak Usia Dini

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan, menguji kelayakan, dan menilai efektivitas Alat Permainan Edukatif (APE) Sensory Path dalam meningkatkan kemampuan motorik kasar anak usia dini. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahapan analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Penelitian dilaksanakan di TK PGRI IV/89 Semarang dengan subjek penelitian anak usia 5–6 tahun (kelompok B) sebanyak 12 siswa dan 2 guru kelas. Proses pengembangan dimulai dari analisis kebutuhan, perancangan desain alat, pembuatan prototipe, hingga uji coba lapangan secara bertahap untuk menilai kelayakan dan efektivitas produk. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif berdasarkan hasil uji coba lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa APE Sensory Path dinilai layak digunakan menurut para ahli dan praktisi pendidikan anak usia dini. Implementasi alat ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kemampuan motorik kasar anak, seperti keseimbangan, koordinasi, kekuatan otot, serta kemampuan mengikuti instruksi dan konsentrasi. Anak-anak menunjukkan perkembangan yang signifikan dalam aktivitas fisik setelah menggunakan alat ini, dan aktivitas bermain menjadi lebih menyenangkan serta interaktif. Selain itu, guru juga merasa terbantu karena media ini dapat digunakan dalam berbagai variasi pembelajaran motorik. Dengan demikian, APE Sensory Path efektif dan layak digunakan sebagai media pembelajaran inovatif untuk mendukung dan mengoptimalkan perkembangan motorik kasar anak usia dini di lingkungan pendidikan formal. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan media pembelajaran inovatif di Pendidikan Anak Usia Dini, serta menjadi referensi bagi guru dalam merancang aktivitas pembelajaran yang menarik dan bermakna bagi anak.

References

Adolph, R. (2016). Planet sensory path dalam perkembangan motorik kasar anak usia dini. Childhood Education: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 1–23.

Arumsari, A. D., & Setyawan, D. (2024). Peningkatan perkembangan kognitif anak usia dini (AUD) melalui alat permainan edukatif (APE) papan berhitung. 7(2), 164–170. DOI: https://doi.org/10.31293/mv.v7i2.8314

Asfinolia, A., & Jafar, E. S. (2023). Penerapan sensory path dalam meningkatkan keterampilan motorik kasar anak usia 4–5 tahun. Jurnal Edukasi dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2), 60–66. https://doi.org/10.35914/jepkm.v1i2.10 DOI: https://doi.org/10.35914/jepkm.v1i2.10

Fauzi, D. U. (2016). Planet sensory path dalam perkembangan motorik kasar anak usia dini. 5(1), 1–23.

Haryanto. (2014). The window of opportunity: Memahami aspek penting masa perkembangan anak usia dini. [Journal name not specified], 44(4), 17–26.

Hastutiningtas, W. R., Setyabudi, I., & Maemunah, N. (2023). Penggunaan sensory path untuk mendukung perkembangan motorik anak usia pra sekolah di “Tarbiyatul Athfal Pesan Ibu.” Journal of Indonesian Society Empowerment, 1(2), 63–69. https://doi.org/10.61105/jise.v1i2.31 DOI: https://doi.org/10.61105/jise.v1i2.31

Hidayati, C. F., Pasca, P., Pendidikan, S., Pendidikan, G., Usia, A., Ilmu, F., Padang, U. N., Dini, A. U., & Bola, L. (2025). Lari zig zag dan lempar bolamu. [Journal name not specified], 1(1), 36–47.

Hurriyati, D., & Safitri, A. (2025). Metode playmate sensory path terhadap keterampilan motorik kasar anak usia 4–5 tahun di PAUD Pelangi Desa Tanjung Tambak Baru. 6(1), 613–618.

Jati, R. K., Suwastika, N. A., & Yasirandi, R. (2020). Hopscotch game to support stimulus in children’s gross motor skill using IoT. Kinetik: Game Technology, Information System, Computer Network, Computing, Electronics, and Control, 4, 277–290. https://doi.org/10.22219/kinetik.v5i4.1090 DOI: https://doi.org/10.22219/kinetik.v5i4.1090

Kamelia, N. (2019). Perkembangan fisik motorik anak usia dini (standar tingkat pencapaian perkembangan anak) STPPA tercapai di RA Harapan Bangsa Maguwoharjo Condong Catur Yogyakarta. KINDERGARTEN: Journal of Islamic Early Childhood Education, 2(2), 112. https://doi.org/10.24014/kjiece.v2i2.9064 DOI: https://doi.org/10.24014/kjiece.v2i2.9064

Maghfiroh, S. T. (2020). Upaya meningkatkan motorik kasar anak usia 5–6 tahun melalui kegiatan senam irama. Jurnal Care, 8(1), 40–47.

Mukaromah, A. (2024). Pengaruh permainan sensory path terhadap perkembangan motorik kasar anak usia 4–5 tahun di PAUD Azzahra. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran. 7, 11657–11664. DOI: https://doi.org/10.29408/porkes.v7i2.26538

Nur, L. F. (2019). Efektivitas APE: Antara kepentingan bisnis dan tujuan pendidikan nasional. Sustainability (Switzerland), 11(1), 1–14.

Putri Ardiasari, N. M., Pramita, I., & Wahyudi, A. T. (2020). Latihan berjalan pada garis lurus meningkatkan keseimbangan pada anak autism spectrum disorder (ASD) di Pusat Layanan Autis Kota Denpasar. Jurnal Kesehatan Terpadu, 4(2), 74–77.

Rahayu, E., Sari, N. I., Saputri, R., Dewi, K. M., Rahmawati, P., Putri, M. V., & Sofiyanti, I. (2023). Literatur review: Macam-macam permainan sensory play untuk meningkatkan motorik anak. Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo, 2(2), 864–876.

Rahayu, S. Y., & Anggraini, V. (2024). Pengaruh permainan sensory path terhadap perkembangan motorik kasar anak di Taman Kanak-Kanak Uswatun Hasanah Padang Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Negeri Padang. 8, 29977–29984.

Permendikbud RI. (2014). Permendikbud RI No. 137 tahun 2014.

Saputro, B. (2021). Best practices penelitian pengembangan (research & development) (S. Anam, Ed.; 2nd ed.). Academia Publication.

Tangse, U. H. M., & Dimyati, D. (2021). Permainan estafet untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar anak usia 5–6 tahun. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(1), 9–16. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i1.1166 DOI: https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i1.1166

Wahidah, A. S., & Nurhayati, A. (2021). Penerapan APE sensory path dalam meningkatkan keterampilan motorik kasar anak kelompok B di Taman Kanak-Kanak Dharma Wanita Sidorejo 2 Desa Sidorejo Kecamatan Geneng Kabupaten Ngawi. Kurikula: Jurnal Pendidikan, 6(1), 56–66. https://doi.org/10.56997/kurikula.v6i1.713 DOI: https://doi.org/10.56997/kurikula.v6i1.713

Wahidah, A. S., & Sulistyani, I. (2022). Penerapan alat permainan edukatif sensory path dalam meningkatkan aspek perkembangan kognitif anak kelompok A (usia 4–5 tahun) di TK PGRI 3 Ngawi Ds. Mangunharjo Kec. Ngawi Kab. Ngawi. Kurikula: Jurnal Pendidikan, 7(1), 25–40. https://doi.org/10.56997/kurikula.v7i1.710 DOI: https://doi.org/10.56997/kurikula.v7i1.710

Zakariah, A., Afriani, V., & Zakariah. (2020). Metodologi penelitian kualitatif, kuantitatif, action research, research and development (R&D). Yayasan Pondok Pesantren Al Mawaddah.

Downloads

Published

2025-07-24

How to Cite

Firdausy, A., & Handayani, A. (2025). Pengembangan Alat Permainan Edukasi Sensori Path dalam Meningkatkan Aspek Perkembangan Motorik Kasar Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 2(4), 12. https://doi.org/10.47134/paud.v2i4.1824

Issue

Section

Articles

Similar Articles

<< < 5 6 7 8 9 10 11 12 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.