Eksplorasi Pengalaman Guru dalam Implementasi Program Gerakan Sekolah Sehat di Taman Kanak-Kanak Kabupaten Kapuas
DOI:
https://doi.org/10.47134/paud.v3i1.2155Keywords:
Gerakan Sekolah Sehat, Pendidikan Anak Usia Dini, Pengalaman Guru, Pendidikan Kesehatan, Perilaku Hidup Bersih dan SehatAbstract
Program Gerakan Sekolah Sehat (GSS) merupakan inisiatif pemerintah yang bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai kesehatan sejak usi dini melalui lima fokus utama, yaitu sehat bergizi, sehat fisik, sehat imunisasi, sehat jiwa, dan sehat lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalam guru dalam implementasi program GSS di tingkat pendidikan anak usia dini, khususnya dalam strategi pelaksanaan, tantangan yang dihadapi, serta respon orang tua dan siswa terhadap pembiasaan hidup sehat di sekolah. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuliatatif desain naratif. Partisipan terdiri dari tiga orang guru di TKIT Al Madina Kabupaten Kapuas yang di pilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dokumentasi, kemudian di analisis menggunakan tahapan reduksi, penyajian, dan verfikasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi GSS berdampak positif terhadap pembudayaan hidup bersih dan sehat di sekolah. Guru berperan sebagai teladan dan fasilitator pembiasaan, sementara dukungan orang tua berkontribusi dalam menjaga keberlanjutan praktik sehat di rumah. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingya kolaborasi sekolah dan keluarga dalam membentuk karakter anak yang sehat secara fisik, mental, dan sosial.
References
Asyifa, W. M. (2023). Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat: Strategi Guru di TK Aisyiyah Bustanul Athfal Nangka Binjai. Retrieved from Al-Hanif Jurnal Pendidikan dan Parenting
Bandura, A. (1986). Social Foundations of Thought and Action: A Social Cognitive Theory. Prentice Hall.
Bronfenbrenner, U. (2005). Making Human Beings Human: Bioecological perspectives on human development . Retrieved from SAGE Publications.
Chairatul, H. T. S. (2025). Strategi Guru dalam Menerapkan Pembiasaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada Anak Usia Dini di TK Bungong Seulupok Banda Aceh. Retrieved from Jurnal Pendidikan Tambusai.
Clandinin, D. J. (2000). Narrative Inquiry: Experience and story in qualitative research. Retrieved from San Fransisco.
Creswell, J. W. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). Retrieved from Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.
Hastuti, D. P. (n.d.). Penerapan PHBS untuk Mewujudkan Sekolah Sehat di TK Aisyiyah 8 Musi Rawas.
Hapsari, A. &. (2022). Kompetensi profesional guru PAUD dalam pembelajaran kontekstual. Retrieved from Jurnal Pendidikan Anak, 11(2), 145–158.
Khusniyati, M. (2020). Implementasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di sekolah rujukan nasional TK Aisyiyah. Retrieved from Jurnal Penelitian PAUD,7(1),35– 48.
Kementerian Pendidikan. (2023). Petunjuk teknis implementasi Gerakan Sekolah Sehat, Jakarta: Kemdikbudristek.
Kompasiana. (2020). Permendikbud Nomor 15 Tahun 2018: Tugas Pokok dan Fungsi Guru. Retrieved from kompasiana.com.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2019). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. SAGE Publications.
Mulyana, A. (2020, Februari 15). Sekolah Sehat, Aman, Ramah Anak, Dan Menyenangkan
Ngawi, K. M. (2019, Oktober 2020). Analisis Data Kualitatif Model Miles Dan Huberman . Retrieved from Sebuah rangkuman dari buku Analisis Data Qualitatif, Mathew B. Miles dan A. Michael Huberman).
Misbar, N. F. (n.d.). Pengembangan Perangkat Pembelajaran Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di TK Al-Aqsha Parepare. Retrieved from Jurnal Laksana : Pendidikan Guru Anak Usia Dini.
Putri, A. Y. (2021). Profesionalisme Guru Dalam Penerapan Pola Hidup Bersih Dan Sehat. Retrieved from Jurnal Pendidikan Dasar dan Anak Usia Dini, 5(2), 133–140.
Rachmawati, I. &. (2020). Implementasi Program Gerakan Sekolah Sehat Di Taman Kanak-Kanak: Studi Kualitatif Deskriptif. Retrieved from Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini .
Rahmawati, L. &. (2023). Persepsi Guru Tentang Program Sekolah Sehat. Retrieved from Jurnal Ilmu Pendidikan, 17(1), 89–101.
Sari, M. &. (2021). Penguatan Perilaku Hidup Sehat Melalui Bermain Peran. Retrieved from Jurnal PAUD Kreatif, 3(1), 25–33.
UNESCO. (2023). Early Childhood Education and Health Promotion. Paris: UNESCO Publishing.
Utami, D. (2023). Sinergi Orang Tua Dan Guru Dalam PHBS Anak Usia Dini. Retrieved from Jurnal Pendidikan dan Kesehatan Anak, 2(1), 55–68.
Vygotsky, L. S. (1978).Mind in society:The development of higher psychological processes. Cambridge, MA: Harvard University Press.
WHO. (2022). Global Standards for Health-Promoting Schools. Geneva: World Health Organization.
Wibowo, S. (2020). Evaluasi Program UKS Di Taman Kanak-Kanak. Retrieved from Jurnal Pendidikan Kesehatan, 9(2),41-50.
Wulandari, I. (2020). Peran Guru Dalam Pembiasaan PHBS Pada Anak Usia Dini. . Retrieved from Jurnal Anak Sehat Indonesia, 4(1), 11–18. DOI: https://doi.org/10.29240/zuriah.v1i1.1472
Zakky. (2020, Februari 24). Pengertian Guru Menurut Para Ahli | Definisi, Tugas dan Perannya.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Maudy Muthia, Novi Suma Setyawati, Rizki Nugerahani Ilise

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



