Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Agama Katolik Melalui Metode Pembelajaran Interaktif Pada Siswa Kelas IX C SMPN 4 Nubatukan

Authors

  • Novianti Gobay Sekolah Tinggi Pastoral Reinha Laarantuka
  • Adolfus Frederick Kopong Tupen Sekolah Tinggi Pastoral Reinha Laarantuka
  • Yosep Belen Keban Sekolah Tinggi Pastoral Reinha Laarantuka

DOI:

https://doi.org/10.47134/ptk.v3i2.2474

Keywords:

Pendidikan Agama Katolik, Hasil Belajar, Metode Pembelajaran Interaktif

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menigkatkan hasil belajar peserta didik melalui penerapan metode pembelajaran interaktif pada materi “ Allah Adalah Sumber Keselamatan Sejati”. Penelitian ini dirancang dalam bentuk Penelitian Tindakan Kelas yang di landaskan melalui dua siklus pembelajaran. Setiap sikus terdiri atas tahap perencanaan tindakan, pelaksaanaan pembelajaran, pengamatan terhadap proses, serta refleksi untuk perbaikan ke siklus berikutnya. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen tes untuk mengukur capaian hasil belajar serta lembar observasi guna menilai keterlibatan siswa selama proses pembelajaran berlangsung. Temuan penelitian menunjukan bahwa penerapan pembelajaran yang bersifat interaktif memberikan dampak positif terhadap peningkatan keaktifan siswa dan pencapaian belajar yang mengalami peningkatan secara bertahap pada setiap siklus. Dengan demikian, metode pembelajaran interaktif efektif dalam meningkatkan hasil belajar serta menciptakan suasana pembelajaran yang lebih aktif dan bermakna dalam Pendidikan Agama Katolik. Pada siklus I, sebagian peserta didik mulai menunjukkan keterlibatan dalam diskusi kelompok, meskipun masih terdapat siswa yang pasif dan kurang percaya diri dalam menyampaikan pendapat. Hasil evaluasi pada tahap ini memperlihatkan adanya peningkatan dibandingkan kondisi awal, namun belum mencapai indicator keberhasilan yang ditetapkan. Oleh karena itu, perbaikan strategi dilakukan pada siklus II dengan memberikan bimbingan yang lebih terarah, penguatan motivasi, serta pengelolaan waktu yang lebih efektif. Pada siklus II, aktivitas dan keberanian siswa dalam bertanya maupun menanggapi pendapat teman meningkat secara signifikan. Peningkatan tersebut berdampak langsung pada hasil evaluasi akhir yang menunjukkan ketuntasan siswa yang diharapkan. Penelitian ini menunjukan bahwa pembelajaran interaktif tidak hanya meningkatkan aspek kognitif tetapi membentuk sikap percaya diri, kerja sama, dan tanggung jawab siswa dalam menerapkan nilai iman.

References

Arikunto, S. (2018). Penelitian Tindakan Kelas. Bumi Aksara.

Arikunto, S. (2019). Prosedur Penelitian : Suatu Pendekatan Praktik. Rineka Cipta.

Arkunto, S. (2021). Prosedur Penelitian Tindakan Kelas Dalam Upaya Peningkatan Profesionalisme Guru Sekolah. Jurnal Inovasi Pendidikan, 1(9), 45–53.

Arkurto, S. & Supardi. (2015). Penelitian Tindakan Kelas. Bumi Aksara.

Astuti, T. P., Prasetyo, Z. K., & Rahayu, S. (2021). Student engagement in interactive learning: Its effect on learning outcomes. Jurnal Pendidikan Progresif, 11(2), 243–252. https://doi.org/10.23960/jpp.v11.i2

Chafid Wahyudi. (2015). Dinamika Pendidikan ISlam Pasca Orde Baru. Pelangi Aksara.

Darling-Hammond, L., Flook, L., Cook-Harvey, C., Barron, B., & Osher, D. (2020). Implications for educational practice of the science of learning and development. Applied Developmental Science, 24(2), 97–140. https://doi.org/10.1080/10888691.2018.1537791 DOI: https://doi.org/10.1080/10888691.2018.1537791

Deslauriers, L., McCarty, L. S., Miller, K., Callaghan, K., & Kestin, G. (2019). Measuring actual learning versus feeling of learning in response to being actively engaged in the classroom. Proceedings of the National Academy of Sciences, 116(39), 19251–19257. https://doi.org/10.1073/pnas.1821936116 DOI: https://doi.org/10.1073/pnas.1821936116

Efendi, N. (2023). Pembelajaran Microteaching Di Sekolah Dasar. Sketsa Media.

Fransiska (2023). Penerapan Metode Diskusi Dalam Pembelajaran Kewarganegaraan Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa,". Penelitian Pendidikan Dan Pembelajaran, 3(4), 22–24. DOI: https://doi.org/10.56393/educare.v3i1.1100

Gloria A. V. Opini Fui & Fransiskus S. Lega. (2025). Peran Guru Pendidkan Agama Katolik dalam membentuk karakter Religius Siswa Kelas VII. Pendidikan Agama, 07(01), 80–100. DOI: https://doi.org/10.34150/credendum.v7i1.934

Hergeka Hayon, H., Yosep Belen Keban, & Benedikta Y. Kebingin. (2025). Pembelajaran Pendidikan Agama Katolik Berbasis Multimedia Pebelajaran Interaktif untuk Meningkatkan Minat Belajar Peserta Didik di SMA Negeri 1 Solor Selatan. Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan Dan Sosial Humaniora, 5(2), 819–829. https://doi.org/10.55606/khatulistiwa.v5i2.6200 DOI: https://doi.org/10.55606/khatulistiwa.v5i2.6200

Lebao, K. W. N. (2025). Penerapan Metode Diskusi Dalam Pembelajaran PAK Guna Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas XB SMAS PGRI Swasthika Lewoleba. Penelitian Tindakan Kelas Indonesia, 2(2), 1–11. DOI: https://doi.org/10.47134/ptk.v2i2.1424

Mada, M. A. & Wilhelmus, O. R. (2023). Internalisasi Nilai Kebaikan Agama Lain Melalui Pendidikan Agama Katolik Di Sekolah Menurut NOSTRA AETATE. Jurnal Pendidikan Agama Katolik, 23(1). DOI: https://doi.org/10.34150/jpak.v23i1.449

Mayer, R. E. (2017). Using multimedia for e-learning. Journal of Educational Psychology, 109(2), 152–167. https://doi.org/10.1037/edu0000133 DOI: https://doi.org/10.1037/edu0000133

Mulyani & Rahayu. (2023). Penerapan Penelitian Tindakan Kelas untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Guru Sekolah Menengah Pertama. Penidikan Dasar Dan Pembelajaran, 2(13), 112–121.

Mulyani, S. D. (2024). Efektivitas Model Pembelajaran Interaktif Dalam Pendidikan Agama Kristen untuk Anak-anak. Pendidikan Agama Kristen Dan Katolik, 1(1), 12–18.

Nanda, I. (2021). Penelitian Tindakan Kelas Untuk Guru Inspiratif. Adab.

Rahman, S., & Wahyuni, D. (2022). Learning motivation and student achievement in interactive classrooms. Jurnal Ilmu Pendidikan, 28(1), 1–12. https://doi.org/10.17977/um048v28i1

Mulliani, R. D. & Arusaman. (2022). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Minat Belajar. Riset Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 133–139. DOI: https://doi.org/10.22373/jrpm.v2i2.1684

Rahman, S. (2021). Pentingnya Motivasi Belajar dalam Meningkatkan Hasil Belajar. Pendidik, 289–302.

Susanto, H., Sofyan, H., & Widodo, W. (2023). Classroom action research to improve students’ learning outcomes in junior high school. Jurnal Basicedu, 7(3), 1556–1564. https://doi.org/10.31004/basicedu.v7i3.5291

Sugiyono. (2016). Metode Penelitian: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, R&D. Alfabeta.

Syuhada, S. & M. (2024). Kompetensi Guru dan Faktor yang Mempengaruhinya. Sonpedia Publishing Indonesia.

Zainuddin, Z., Haruna, H., Li, X., Zhang, Y., & Chu, S. K. W. (2019). A systematic review of flipped classroom empirical evidence from different fields: What are the gaps and future trends? Education and Information Technologies, 24, 2817–2832. https://doi.org/10.1007/s10639-019-09855-7

Downloads

Published

2026-02-28

How to Cite

Gobay, N., Tupen, A., & Keban, Y. (2026). Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Agama Katolik Melalui Metode Pembelajaran Interaktif Pada Siswa Kelas IX C SMPN 4 Nubatukan. Pubmedia Jurnal Penelitian Tindakan Kelas Indonesia, 3(2), 9. https://doi.org/10.47134/ptk.v3i2.2474

Issue

Section

Articles

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.