Pengembangan Modul Ekologi Kesadaran berorganisasi untuk Peserta Didik Fase Akil Baligh melalui Kolaborasi Rumah, Sekolah, Komunitas, dan Lingkungan
DOI:
https://doi.org/10.47134/jpn.v3i3.2811Keywords:
Modul Pembelajaran, Kesadaran Berorganisasi, Akil Baligh, Kolaborasi, Pendidikan KarakterAbstract
Penelitian ini bertujuan mengembangkan modul pembelajaran Ekologi Kesadaran Berorganisasi yang mengintegrasikan kolaborasi rumah, sekolah, dan komunitas untuk mempersiapkan siswa menghadapi masa akil baligh. Latar belakang penelitian ini adalah perlunya modul yang tidak hanya mengajarkan keterampilan organisasi, tetapi juga menanamkan nilai tanggung jawab, kepemimpinan, dan kesadaran spiritual. Metode yang digunakan adalah studi literatur dan perancangan modul dengan desain tematik, aktivitas reflektif, dan strategi kolaboratif. Hasil pengembangan menunjukkan bahwa modul memiliki struktur yang sistematis, lima unit utama, dan aktivitas yang mendukung refleksi diri serta penguatan kesadaran berorganisasi. Modul ini dapat menjadi sumber belajar mandiri bagi siswa dan panduan bagi guru dalam pembelajaran karakter berbasis ekologi pendidikan.
References
Disya Tiara, F., D. F., K. M., & S. S. Z. (2025). Membangun hubungan sehat antara guru, siswa, dan masyarakat. Jurnal Psikososial Dan Pendidikan, 1(2), 918–931. https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/2669
Dita Rahmaditiani Junaidi, Evi Satispi, Aldira Lindawati, & Dalila Afif. (2022). Tata Kelola Sekolah Alam Kebun Tumbuh Menuju Sekolah Yang BERKUALITAS. Jurnal DIKMAS, 4(1), 45–54. https://doi.org/10.55606/dikmas.v4i1.278
Erawanto, U., & S. E. (2016). Pengembangan modul pembelajaran berbasis masalah untuk membantu meningkatkan berpikir kreatif mahasiswa. JINoP: Jurnal Inovasi Pembelajaran, 2(2), 109–118. http://ejournal.umm.ac.id/index.php/jinop
Fahrudi, E. (2022). Pendidikan Akhlakul Karimah Berbasis Karakter Melalui Pendekatan Teori Ekologi Bronfenbrenner. Premiere: Journal of Islamic Elementary Education, 3(2), 37–53. https://doi.org/10.51675/jp.v3i2.184
Faiz, A., Pratama, A., & Kurniawaty, I. (2022). Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Program Guru Penggerak pada Modul 2.1. Jurnal Basicedu, 6(2), 2846–2853. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i2.2504
Faris Anwar, Salsabila Faruza, & Gusmaneli Gusmaneli. (2024). Strategi Pembelajaran Collaborative Learning dalam Meningkatkan Kemampuan Kerjasama dan Komunikasi dalam Pembelajaran PAI. Harmoni Pendidikan: Jurnal Ilmu Pendidikan, 1(2), 165–175. https://doi.org/10.62383/hardik.v1i2.218
Hartono, W., & N. M. S. (2017). Pengembangan modul berbasis penemuan terbimbing untuk meningkatkan kemampuan matematis pada perkuliahan kalkulus integral. JNPM: Jurnal Nasional Pendidikan Matematika, 1(2), 320–333. https://d1wqtxts1xzle7.cloudfront.net/99188405/450-libre.pdf
Ismawati, M., T. I. M., & J. I. N. (2018). Pengembangan modul berorientasi pendidikan karakter pada mata pelajaran IPS siswa kelas VII semester ganjil tahun pelajaran 2018/2019 di SMP Muhammadiyah 2 Singaraja. Jurnal Edutech Undiksha, 278–284. https://doi.org/10.23887/jeu.v6i2.20322
Khulaisie, R. N. (2016). Hakikat kepribadian muslim: Seri pemahaman jiwa terhadap konsep insan kamil. Reflektika, 11(1). https://doi.org/10.28944/reflektika.v11i1.36
Marlina, R., S. H., & I. (2024). Model reflektif kolaborasi: Aplikasi dalam micro teaching. CV Eureka Media Aksara. https://repository.penerbiteureka.com/media/publications/568715-model-reflektif-kolaborasi-aplikasi-dala-ae7bb79f.pdf
Mona Putri, Shoqibah Wijaya Kusuma, Annisa Athiyah Fitri, Asep Taufik Hidayat, & Wismanto Wismanto. (2024). Tanda-Tanda Kebesaran Allah Dalam Kehidupan Sehari-Hari: Menggali Makna Dari Alam di Sekitar Kita. Akhlak: Jurnal Pendidikan Agama Islam Dan Filsafat, 2(1), 30–39. https://doi.org/10.61132/akhlak.v2i1.218
Mujahidah, M. (2015). Implementasi teori ekologi Bronfenbrenner dalam membangun pendidikan karakter yang berkualitas. Lentera: Jurnal Ilmu Dakwah Dan Komunikasi, 17(2). https://media.neliti.com/media/publications/145304-ID-implementasi-teori-ekologi-bronfenbrenne.pdf
Nabila, I., & F. A. F. (2024). Analysis of the position, characteristics and purpose of human life in the Qur’an. Aslama: Journal of Islamic Studies, 1(3), 82–92. https://doi.org/10.63738/aslama.v1i3.26
Nabila, L. Y. (2024). Fenomena remaja baligh tanpa aqil: Analisis perkembangan kedewasaan dalam perspektif psikologis dan Islam (Unpublished manuscript/Working paper). https://d1wqtxts1xzle7.cloudfront.net/120744426/1._Baligh_tanpa_Aqil_Analisis_Perkembangan_Kedewasaan_dalam_Perspektif_Psikologis_dan_Islam-libre.pdf
Nurkholis, N. (2018). Penetapan Usia Dewasa Cakap Hukum Berdasarkan Undang-Undang Dan Hukum Islam. Yudisia: Jurnal Pemikiran Hukum Dan Hukum Islam, 8(1), 75. https://doi.org/10.21043/yudisia.v8i1.3223
Pasya, G. K. (2000). Lingkungan sebagai sumber belajar. Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial (JPIS), 16. https://www.academia.edu/download/36847544/LNK-AJAR.pdf
Pratama, M. D., & W. A. (2023). Studi literatur pengembangan modul media pembelajaran AutoCAD pada mata pelajaran aplikasi perangkat lunak dan perancangan interior gedung kelas XI DPIB SMK Negeri 2 Surabaya. Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan, 7(1). https://doi.org/10.26740/jkptb.v7i1.39421
Rosmana, P. S., R. A., S. K., R. N., S. O., M. R., & A. Y. (2024). Pembelajaran berbasis proyek: Perancangan modul pembelajaran yang mendorong kolaborasi dan kreativitas. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(1), 3494–3498. https://doi.org/10.31004/jptam.v8i1.12929
Rosowulan, T. (2019). Konsep Manusia dan Alam Serta Relasi Keduanya dalam Perspektif Al-Quran. Cakrawala: Jurnal Studi Islam, 14(1), 24–39. https://doi.org/10.31603/cakrawala.v14i1.2710
Salsabila, U. H. (2018). Teori ekologi Bronfenbrenner sebagai sebuah pendekatan dalam pengembangan kurikulum pendidikan agama Islam. Al-Manar: Jurnal Komunikasi Dan Pendidikan Islam, 7(1), 139–158. https://journal.staimsyk.ac.id/index.php/almanar/article/view/72/69
Samudi, S., Anas, A. N., & Heri, H. S. (2025). Teori Dan Konsep Periodisasi Pendidikan Islam Pada Anak Usia Baligh Dalam Perspektif Al-Qur’an. Almarhalah: Jurnal Pendidikan Islam, 9(1), 91–99. https://doi.org/10.38153/almarhalah.v9i1.167
Sapdi, R. M., & Komala, C. (2023). Pembentukan Karakter Tanggung Jawab Menuju Masa Akil Baligh. Jurnal Perspektif, 7(1), 50. https://doi.org/10.15575/jp.v7i1.222
Suryani, N. (2010). Implementasi model pembelajaran kolaboratif untuk meningkatkan keterampilan sosial siswa. Majalah Ilmiah Pembelajaran, 8(2). https://jurnal.uny.ac.id/index.php/mip/article/view/3654
Syaiful, A. M. T., & A. A. (2024). Perkembangan keagamaan fase usia baligh perspektif Ibnu Qoyyim Al-Jauziyah. Teaching and Learning Journal of Mandalika (Teacher), 5(1), 46–58. https://doi.org/10.36312/teacher.v5i1.2713
Yunita, I. E., & H. L. (2014). Pengembangan modul berbasis pembelajaran kontekstual bermuatan karakter pada materi jurnal khusus. Jurnal Pendidikan Akuntansi (JPAK), 2(1). https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jpak/article/view/32727
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Febi Robianti, Adriano Rusfi, Ruruh Candra Pasha, Dini Khalisyah Nasution

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



