Pembiasaan Murāja‘ah Reflektif dalam Menguatkan Hafalan Al-Qur’an Santri Salah Satu Pondok Pesantren di Kabupaten Bekasi

Authors

  • Rafli Aulia Rahman Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Hidayatunnajah Bekasi
  • Fauzan Ahmad Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Hidayatunnajah Bekasi
  • Muhammad Yoga Rezky Pabelu Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Hidayatunnajah Bekasi

DOI:

https://doi.org/10.47134/ptk.v3i1.2323

Keywords:

Murāja‘ah Reflektif, Hafalan Al-Qur’an, Tahfidz, Penelitian Tindakan Kelas

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguatkan hafalan Al-Qur’an santri melalui pembiasaan murāja‘ah reflektif di salah satu pondok pesantren di Kabupaten Bekasi. Penelitian menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan desain dua siklus yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri atas tujuh santri tahfidz. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara dengan guru halaqah dan santri, serta dokumentasi selama proses murāja‘ah berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan murāja‘ah reflektif mampu meningkatkan kestabilan hafalan santri secara bertahap. Pada kondisi pra-tindakan, murāja‘ah dilakukan secara mekanis dan hafalan santri cenderung tidak stabil. Pada Siklus I, santri mulai menunjukkan kesadaran terhadap kesalahan hafalan dan keterlibatan aktif dalam proses murāja‘ah. Perbaikan tindakan pada Siklus II menghasilkan peningkatan yang lebih signifikan, ditandai dengan hafalan yang lebih stabil, berkurangnya kesalahan berulang, serta meningkatnya kemandirian santri dalam melakukan murāja‘ah. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa pembiasaan murāja‘ah reflektif efektif dalam menguatkan hafalan Al-Qur’an santri dan dapat dijadikan alternatif strategi pembelajaran tahfidz di lingkungan pesantren.

References

Abbas, M. J., & Sugiono. (2025). Strategi Peningkatan Hafalan Al-Qur’an Santri Melalui Metode Tadzakirus Siyahah. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(3).

Afidah, S. I., & Anggraini, F. S. (2022). Implementasi metode murāja‘ah dalam peningkatan kualitas hafalan Al-Qur’an di Pondok Pesantren Amanatul Qur’an Pacet Mojokerto. DOI: https://doi.org/10.61815/alibrah.v7i1.192

https://pdfs.semanticscholar.org /a083/c5d4cc83b4d43407fff00c2e6630d4ad817a.pdf

Arikunto, S., Suhardjono, & Supardi. (2015). Penelitian tindakan kelas. Bumi Aksara.

Cepeda, N. J. (2006). Distributed practice in verbal recall tasks. Psychological Bulletin, 132(3).

Cepeda, N. J., Pashler, H., Vul, E., Wixted, J. T., & Rohrer, D. (2009). Distributed practice in verbal recall tasks. Psychological Bulletin, 135(3), 354–380. DOI: https://doi.org/10.1037/0033-2909.132.3.354

Disawat, M., & Mahapoonyanont, N. (2025). The investigation of learning retention among undergraduate students. Library Progress International, 45(1), 137–151.

Dunlosky, J. (2013). Improving students’ learning with effective learning techniques. Psychological Science in the Public Interest, 14(1). DOI: https://doi.org/10.1177/1529100612453266

Ebbinghaus, H. (1913). Memory: A contribution to experimental psychology. Teachers College, Columbia University. DOI: https://doi.org/10.1037/10011-000

Flavell, J. H. (1979). Metacognition and cognitive monitoring. American Psychologist, 34(10), 906–911. DOI: https://doi.org/10.1037/0003-066X.34.10.906

Halik, A. (2024). Penelitian tindakan kelas: Jenis penelitian PTK. DIKDAS MATAPPA: Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar.

Hattie, J., & Timperley, H. (2007). The power of feedback. Review of Educational Research, 77(1), 81–112. https://doi.org/10.3102/003465430298487 DOI: https://doi.org/10.3102/003465430298487

Ilyas, M. (2020). Metode Murāja’ah dalam Menjaga Hafalan Al-Qur’an. Al-LiQo Journal. DOI: https://doi.org/10.46963/alliqo.v5i01.140

Karpicke, J. D., & Roediger, H. L. (2008). The critical importance of retrieval practice. Psychological Science, 19(10).

Kemmis, S., & McTaggart, R. (1988). The Action Research Planner. Deakin University Press.

Kunandar. (2011). Langkah Mudah Penelitian Tindakan Kelas. Rajawali Pers.

Latip, I. M. (2023). Strategi Analisis Data dalam Penelitian Tindakan Kelas. JPM.

Luthfiyah, K. I. (2024). Pengaruh metode murāja‘ah terhadap kualitas hafalan Al-Qur’an santri. http://repository.uniramalang.ac.id/id/eprint/1733

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative Data Analysis: An Expanded Sourcebook. Sage Publications.

Nicol, D. J., & Macfarlane-Dick, D. (2006). Formative assessment and self-regulated learning. Studies in Higher Education, 31(2), 199–218. DOI: https://doi.org/10.1080/03075070600572090

Panadero, E. (2017). A review of self-regulated learning. Educational Psychology Review, 29(1).

Pintrich, P. R. (2004). A conceptual framework for self-regulated learning. Educational Psychology Review, 16(4). DOI: https://doi.org/10.1007/s10648-004-0006-x

Rakhman, A. N. (2025). Implementasi Metode Murāja’ah dalam Meningkatkan Retensi Hafalan Santri.

Suyadi. (2017). Psikologi belajar PAUD. Remaja Rosdakarya.

Wulandari, L. (2024). Penerapan metode murāja‘ah dalam meningkatkan kualitas hafalan Al-Qur’an santri.

Zimmerman, B. J. (2002). Becoming a self-regulated learner. Theory Into Practice, 41(2), 64–70. https://doi.org/10.1207/s15430421tip4102_2 DOI: https://doi.org/10.1207/s15430421tip4102_2

Downloads

Published

2025-11-28

How to Cite

Rahman, R. A., Ahmad, F., & Rezky Pabelu, M. Y. (2025). Pembiasaan Murāja‘ah Reflektif dalam Menguatkan Hafalan Al-Qur’an Santri Salah Satu Pondok Pesantren di Kabupaten Bekasi. Pubmedia Jurnal Penelitian Tindakan Kelas Indonesia, 3(1), 9. https://doi.org/10.47134/ptk.v3i1.2323

Issue

Section

Articles

Similar Articles

<< < 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.